Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan Umum (Perum) Damri melakukan uji coba rute baru yaitu Stasiun Kereta Cepat Halim-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) untuk mengoptimalkan pengoperasian Kereta Cepat Whoosh. Dukungan integrasi antarmoda tersebut dihadirkan melalui layanan Jabodetabek Airport Connexion (JAC) yang dimulai pada hari ini, Kamis (16/11).
Direktur Komersil dan Pengembangan Usaha Damri Dadan Rudiansyah mengungkapkan layanan tersebut diharapkan dapat memudahkan para penumpang yang turun di Stasiun Kereta Cepat Halim untuk kemudian menuju Bandara Soetta atapun sebaliknya.
"Penyediaan layanan ini merupakan upaya peningkatan konektivitas serta layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi para penikmat transportasi publik. Damri berharap integrasi antarmoda ini bisa membuahkan hasil yang positif dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar Dadan melalui keteranganr esmi, Kamis (16/11).
Baca juga: Kini Kereta Cepat Whoosh Beroperasi 40 Menit Sekali, Ini Jadwal Lengkapnya!
Layanan JAC Damri merupakan hasil kolaborasi antara Damri dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebagai unsur pendukung Kementerian Perhubungan.
Selama masa uji coba JAC, Damri menerapkan jam operasional mulai pukul 05.00-20.00 WIB untuk keberangkatan dari Bandara Soetta. Sementara, untuk keberangkatan dari Stasiun Kereta Cepat Halim adalah pukul 07.00-22.00 WIB.
Baca juga: Pemprov DKI Klaim Bus TransJakarta ke Bandara Tak Ganggu Damri
Adapun, layanan Kereta Cepat Whoosh beroperasi mulai pukul 06.15-20.55 WIB.
Selama masa uji coba tersebut, Damri memberikan diskon layanan 50%. "Masyarakat cukup membayar sebesar Rp40.000 dari harga normal Rp80.000," tandas Dadan. (Ant/Z-11)
Penjualan tiket Whoosh diprediksi akan terus bertambah dan diperkirakan dapat melampaui 23 ribu penumpang hingga malam nanti, seiring tingginya mobilitas saat libur Natal 2025.
lembaga negara didesak menindaklanjuti dugaan mark up proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh yang sebelumnya diungkapkan oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD.
GENERAL Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa turut buka suara menjawab pernyataan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal proyek Whoosh.
KPK menegaskan tetap melanjutkan penyelidikan dugaan korupsi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh meski Presiden Prabowo Subianto tanggung jawab utang Whoosh
Presiden Prabowo Subianto meminta publik tak perlu cemas dan khawatir mengenai permasalahan utang dari proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) Whoosh
MANTAN Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), M Praswad Nugraha, meminta penanganan kasus dugaan korupsi kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, transparan dan independen.
Layanan kereta cepat Whoosh semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara, khususnya asal Malaysia, selama momen libur Nataru.
Sampai dengan siang ini, Rabu (24/12), penjualan tiket Whoosh untuk keberangkatan telah mencapai sekitar 15 ribu tiket.
KERETA cepat Whoosh memberikan diskon Rp25.000 untuk tiket Premium Economy periode keberangkatan 10-15 Desember 2025.
Tingginya minat terhadap Edutrip menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis pengalaman semakin dibutuhkan di dunia pendidikan.
Hal itu, menurutnya, merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan penyediaan layanan publik yang terjangkau, terutama untuk prasarana dan transportasi massal.
PSI mengapresiasi sikap bijak Presiden Prabowo Subianto terkait pembiayaan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved