Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Teuku Riefky menyebut bahwa tidak ada masalah jika nilai bantuan atau subsidi konversi motor berbasis bahan bakar minyak ke tenaga listrik dinaikkan.
Hal itu dikarenakan, menurut Riefky, fungsi insentif fiskal itu tidak hanya untuk keperluan masyarakat miskin. Namun, terdapat berbagai agenda lainnya yang memang perlu didukung oleh pemerintah, seperti halnya perbaikan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, atau transisi energi.
"Seperti motor listrik ini kalau disubsidi berarti akan masuk kategori dukungan terhadap transisi iklim/energi. Jadi, kalau skema insentif fiskal itu tidak masuk untuk kriteria miskin bukan berarti itu menghambur-hamburkan uang subsidi. Beberapa agenda dapat dukungan fiskal dan tidak spesifik hanya untuk masyarakat miskin," kata Riefky saat dihubungi, Jumat (10/11).
Baca juga : Pemerintah Diminta Tunda Penambahan Subsidi Konversi Motor Listrik
Ia mengatakan, walaupun nantinya jika masyarakat tidak menggunakan subsidi itu dengan baik, tentunya itu tidak akan membuat anggaran dari subsidi tersebut sia-sia.
Baca juga : Kendaraan Listrik United E-Motor Lebarkan Sayap Pemasaran ke Malaysia
"Kalau tidak digunakan oleh masyarakat, misalnya, tentunya itu tidak akan sia-sia karena anggarannya kan tidak jadi terserap. Namun berbeda dengan subsidi BBM yang memang ditujukan ke masyarakat miskin, tapi yang menggunakan masyarakat menengah ke atas, itu anggarannya terserap dan tidak tepat sasaran," ujarnya.
Sementara itu, terkait dengan ekosistem kendaraan listrik yang belum mumpuni, Riefky mengatakan bahwa untuk memenuhi ekosistem kendaraan listrik tidak selalu harus mengandalkan fiskal. Dukungan melalui swasta dan BUMN itu juga dapat diandalkan.
Sehingga, pembangunan infrastruktur pendukung serta subsidi untuk adopsi motor listrik oleh masyarakat dapat dijalankan secara bersamaan.
"Jadi ada porsi yang harus ditanggung fiskal dan ada juga porsi yang ditanggung swasta atau BUMN. Begitu juga dengan fiskal yang nganggur belum tentu menjadi penyumbang perlambatan ekonomi," tuturnya.
Sebagai informasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan besaran subsidi program konversi sepeda motor konvensional berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik naik dari semula Rp7 juta menjadi Rp10 juta.
"Rp10 juta yang diputuskan untuk yang konversi. Mulai sekarang juga jalan," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif di Gedung Kementerian ESDM, Jumat.
Namun, ia menekankan besaran subsidi untuk pembelian motor listrik baru tetap Rp7 juta.
"Itu kan untuk motor baru, kalau sekarang motor baru sama motor bekas kan musti lain dong," ucap Arifin. (Fik)
SEPEDA motor listrik premium asal Indonesia, Alva, berpartisipasi dalam EICMA, pameran otomotif roda dua terbesar dunia di Milan, Italia.
Kehadiran sepeda motor listrik Fox 200 turut dilandasi oleh stereotip klasik: perempuan yang sein kanan tapi belok kiri, atau lupa mematikan sein dan terus lurus.
Meski tertunda, Kemenperin memastikan pemberian insentif tersebut akan tetap berlanjut dan saat ini masih dalam proses.
Tiga produsen sepeda motor listrik Indonesia tampil di pameran kendaraan listrik terbesar di Australia, Everything Electric, di Sydney pada 7-9 Maret 2025.
Davigo Dragon-SLi menggunakan baterai Lithium LifePO4 (LFP), membuat biaya pengisian daya jadi jauh lebih murah dibandingkan biaya bahan bakar fosil.
Program sewa milik atau rent to own yang dikeluarkan United E-Motor memiliki skema yang cocok untuk driver ojek online maupun delivery.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan masih terjadi pemadaman listrik bergilir di empat kabupaten di Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang
PLN UP3 Pematangsiantar juga telah menyiagakan tim operasional yang akan bertugas secara terkoordinasi selama periode Nataru
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ariza Patria meluncurkan penyalaan listrik desa selama 24 jam bagi empat pulau terluar dan terdepan di Sulawesi Utara.
DI tengah meningkatnya kebutuhan energi, masih ada rumah yang menggunakan kapasitas daya yang tidak lagi sesuai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved