Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SOCOMEC, perusahaan global dalam inovasi solusi daya kritikal, siap mendukung rencana pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Salah satunya terkait target pemerintah dalam mencapai tingkat elektrifikasi 99% di Indonesia.
CEO Socomec Asia Pacific O’Niel Dissanayake menyampaikan Asia menjadi bagian penting bagi bisnis perusahaan dan Socomec ingin melayani pasar itu melalui riset dan pengembangan produk serta berpartisipasi pada proyek-proyek yang sedang berlangsung.
Baca juga: World Hydropower Congress 2023, Jokowi: Pentingnya Kolaborasi Global Kembangkan PLTA
Karena itu, Socomec pun bekerja sama dengan distributor PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo. Ini dilakukan melalui jamuan makan malam bersama pelanggan dan mitra bisnis mereka untuk merayakan kepemimpinan pasar Socomec dan memperteguh komitmen dalam mendukung target elektrifikasi Indonesia.
"Melalui kerja sama dengan PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo, kami yakin Socomec dapat meningkatkan pelayananan bagi pelanggan kami jadi lebih baik lagi. Acara ini wadah bagi kami untuk menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada pelanggan atas kepercayaan dan dukungan pada Socomec selama ini," ujar O’Niel dalam siaran persnya, Rabu (1/11).
Menurut dia, kesiapan dan komitmen Socomec dan PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo dalam melayani segmen pasar yang beragam di Indonesia melalui produk dan solusi kelistrikan yang inovatif, tangguh, serta berkelanjutan menjadi pokok penting dalam acara tersebut.
Menurut dia, kontribusi produk Socomec bagi mitra mencapai 20%, dengan segmen yang dibidik yakni, data center, healthcare, energi terbarukan, dan infrastruktur. Untuk market, saat ini masih didominasi segmen data center sekitar 50%.
"Indonesia menjadi salah satu emerging market di dunia dan salah satu target pemerintah adalah dapat mencapai tingkat elektrifikasi 99% di Indonesia. Kami bertekad menopang rencana pembangunan berkelanjutan di negara ini," terang O’Niel.
Baca juga: PLN Kerja Keras Normalkan Kembali Jaringan Listrik di Bogor
Pada acara penghargaan pelanggan itu tidak hanya menekankan pentingnya berkolaborasi dengan mitra, pelanggan, dan komunitas setempat.
Namun juga menyoroti dedikasi Socomec dalam memberikan dampak positif pada lingkungan dan mendukung target net zero emission dari pemerintah Indonesia dengan terus meluncurkan produk inovatif untuk solusi energi terbarukan dan sistem energy monitoring guna menopang efisiensi energi.
"Socomec berkomitmen memiliki produk-produk yang 100% tersertifikasi PEP Eco-Passport dengan seluruh mata rantai produksinya dinilai sudah sesuai dengan prinsip keberlanjutan bagi lingkungan," tutup O’Niel.
Managing Director Regional Asia Tenggara & Pasifik Socomec Thierry Mounier menambahkan kemitraan antara Socomec dan PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo memberikan akses lebih luas untuk ketersediaan produk dan solusi inovatif yang ditawarkan Socomec bagi masyarakat Indonesia.
"Kami adalah spesialis dalam solusi ketersediaan daya dan monitoring energy. Dengan kemitraan ini, pelanggan dan mitra bisnis Socomec di Indonesia akan memiliki lebih banyak peluang untuk mendapatkan produk Socomec yang kini semakin mudah dijumpai dengan jaminan ketersediaan stok di dalam negeri," tutup Thierry. (RO/S-2)
Tim dari ITB mengembangkan solusi elektrifikasi berbasis energi bersih di Desa Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
PEMERINTAH menargetkan percepatan elektrifikasi di lebih dari 10.000 lokasi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dalam 5 tahun.
Sektor transportasi menjadi salah satu penyumbang emisi terbesar di tanah air.
Pasar otomasi jaringan listrik global mencatat pertumbuhan signifikan di tengah percepatan elektrifikasi dan transisi energi.
Elektrifikasi angkutan umum sebagai solusi jangka panjang sangat penting.
General Manager Lexus Indonesia, Ima Nurbani Rahmah mengungkapkan bahwa Lexus telah menjadi pelopor dalam elektrifikasi di otomotif luxury selama dua dekade terakhir.
Di tengah berbagai kemudahan seperti peningkatan kuota FLPP, perpanjangan PPN DTP, dan konversi KUR menjadi KPP untuk segenap supply chain perumahan.
Untuk memperkuat pemantauan lapangan, Astra Agro menerapkan drone monitoring dan digital field mapping berbasis citra satelit.
Melalui University Roadshow ini, LME 2025 ingin menegaskan bahwa isu lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi juga tanggung jawab bersama.
IYSF merupakan bagian dari side event Indonesia International Sustainability Forum, yang bertujuan untuk memperkuat dan mendorong peran anak muda dalam mewujudkan agenda sustainability.
Peran akuntan kini melampaui laporan keuangan konvensional. Profesi ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjembatani tujuan bisnis dengan nilai-nilai keberlanjutan.
Kondisi geografis Cianjur yang luas dan beragam, meliputi wilayah urban, pedesaan, dan pegunungan, menyulitkan proses pengangkutan dan pengolahan sampah secara merata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved