Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM senior Chatib Basri menilai tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan kondisi nilai tukar rupiah saat ini. Menurutnya, rupiah masih cenderung relatif stabil bila dibandingkan mata uang negara-negara lain.
"Saya tidak terlalu khawatir sebetulnya. Karena rupiah kita dibandingkan dengan currency lainnya, depresiasinya relatif kecil, hanya 2%. Bandingkan dengan ringgit Malaysia yang depresiasi 8%, atau yen milik Jepang," ujarnya saat menjadi pembicara dalam BNI Investor Daily Summit 2023 di Jakarta, Selasa (24/10).
Chatib yang sempat menjadi Menteri Keuangan periode 2012-2013 itu justru menilai Bank Indonesia masih memiliki ruang hingga rupiah terdepresiasi 3% terhadap dolar Amerika Serikat. Itu menurutnya dapat dilakukan oleh bank sentral sembari menaikkan suku bunga acuan dan kebijakan makroprudensial yang tepat.
Baca juga: Suku Bunga Tinggi, Apindo: Tak Cukup dengan Guyuran Insentif
Dia menambahkan, apa yang terjadi pada nilai tukar saat ini lebih banyak didorong oleh faktor eksternal. Itu terutama dari aktivitas kebijakan dan perekonomian AS. Akibatnya mata uang Negeri Paman Sam menguat dihadapan mata uang negara lainnya.
"Selama akses supply terlalu banyak, bond yield (UST) terus tinggi, The Fed harus mengejar itu dan itu akan memberikan tekanan ke exchange rate. Jadi ini bukan pelemahan rupiah, tapi ini strong dolar," kata Chatib.
Baca juga: Bank Indonesia Jaga Tingkat Inflasi
"Semua negara terpengaruh kondisi ini. Karena itu saya bilang tidak masalah. Tidak ada yang salah dengan kondisi ini. Bahkan mungkin depresiasi ini somehow membuat kita kompetitif. Karena negara kompetitor jatuhnya lebih dalam," pungkasnya. (Mir/Z-7)
PEMERINTAH memastikan isu melemahnya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS menjadi perhatian dalam koordinasi tim ekonomi seraya memastikan penguatan sektor riil
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Bergabung dengan zona euro akan membawa berbagai keuntungan ekonomi bagi Bulgaria.
ASEAN mulai menghidupkan kembali wacana pembentukan dana moneter regional demi memperkuat keamanan keuangan kawasan.
Depresiasi cepat dari dolar AS selama beberapa minggu terakhir telah memicu spekulasi tentang hilangnya kepercayaan pada status safe haven-nya.
dvokat Zico Leonard Djagardo Simanjuntak selaku pemohon meminta agar nominal Rp1000 disederhanakan menjadi Rp1.
Mayarakat dibuat geger oleh hasil pencarian Google terkait nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS pada Sabtu (1/2) lalu.
LIKUIDITAS perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2024 tetap tumbuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved