Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEPAKATAN investasi dengan Tiongkok telah gagal memenuhi harapan Italia. Ini dikatakan diplomat utama Roma pada Sabtu (2/9/2023) menjelang kunjungan ke Beijing seiring meningkatnya spekulasi bahwa Italia akan menarik diri.
Pada 2019, negara dengan tingkat utang yang tinggi ini menjadi satu-satunya negara dari kelompok negara-negara industri G7 yang mengambil bagian dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI) Tiongkok. Program ambisius Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang terdiri dari investasi besar-besaran di bidang infrastruktur seperti pelabuhan, kereta api, dan bandara, itu bertujuan meningkatkan hubungan perdagangan antara Asia, Afrika, dan Eropa.
Kritikus mengatakan rencana tersebut merupakan kuda Troya untuk meningkatkan pengaruh Beijing. Kesepakatan itu akan diperpanjang secara otomatis pada Maret 2024 kecuali Italia menarik diri pada tahun ini.
Baca juga: Perekrutan Pekerja di AS Melonjak tapi Pengangguran Bertambah
"Kami ingin terus bekerja sama secara erat dengan Tiongkok. Namun kami juga harus menganalisis ekspor. Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative) belum membuahkan hasil yang kami harapkan," ujar Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani pada forum ekonomi.
Dia mengatakan ekspor Italia ke Tiongkok pada 2022 bernilai 16,5 miliar euro (US$17,8 miliar). Padahal, angka untuk Prancis dan Jerman jauh lebih tinggi, masing-masing sebesar 23 miliar euro dan 107 miliar euro.
Baca juga: PDB Kanada Turun Mengejutkan hingga 0,2% pada Kuartal Kedua
Tajani akan bertemu dengan pihak berwenang Italia selama perjalanannya ke Beijing dari Minggu (3/9) hingga Selasa (5/9) dan mempersiapkan rencana kunjungan Perdana Menteri Giorgia Meloni yang diyakini beberapa ahli akan mengonfirmasi keluarnya Italia dari perjanjian tersebut. Penarikan tersebut, "Kemungkinan besar telah disepakati secara prinsip dengan otoritas Tiongkok," kata Lorenzo Codogno, mantan kepala ekonom di Departemen Keuangan Italia, dalam satu catatan.
Meloni, "Akan membuat pengumuman resmi selama kunjungan kenegaraannya ke Beijing yang diharapkan terjadi pada pertengahan Oktober. Ini sebagai tanda penghormatan terhadap kepemimpinan Tiongkok. Namun parlemen Italia yang akan mengambil keputusan akhir," tambahnya.
Pendahulu Meloni, Mario Draghi, membekukan perjanjian tersebut dan memblokir investasi Tiongkok dalam skala besar di sektor-sektor yang dianggap penting secara strategis. (AFP/Z-2)
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved