Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Amanat Nasional (PAN) terus melakukan aksi konkret memberikan bantuan kepada masyarakat. Salah satunya PAN melakukan aksi memborong produk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Ketum PAN Zulkifli Hasan mengatakan PAN mendukung penuh produk UMKM yang memiliki kreatifitas, inovasi, dan kualitas terjamin. Sebab, produk lokal tidak kalah saing dengan produk yang berada di luar negeri. "Saya sangat mengapresiasi produk UMKM lokal," kata Zulkifli Hasan.
Ditambahkan, PAN menyadari dengan mendukung penuh produk lokal akan bisa mengoptimalkan perkembangan perekonomian di Indonesia. Hal itu dikarenakan pelaku usaha menjadi roda penggerak untuk membangun ekonomi.
Pria yang akrab sapaan Zulhas menyebut PAN konsisten tengah memberdayakan para pelaku UMKM lokal. Langkah ini dilakukan PAN dengan memberikan ruang untuk pelaku usaha mengembangkan usahanya ke depan.
"PAN membawa misi besar yakni bangga produk lokal. Sebagai anak bangsa sudah sepatutnya kita menghargai, mengenali dan membeli produk buatan bangsa sendiri," ungkapnya.
Lebih jauh, dikatakan, PAN berusaha mungkin untuk mempromosikan pelaku UMKM lokal agar bisa meningkatkan penjualannya misalnya melalui kegiatan Birukan Langit Indonesia Stage (BLIS). "Birukan Langit Indonesia bukan sekadar rangkaian konser dengan artis ternama saja, melainkan juga sebuah gerakan yang dibuat PAN untuk mempromosikan UMKM lokal," tegasnsya. (RO/R-2)
MOMENTUM libur Idulfitri 1447 H menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Ibu Irma, nasabah PNM Mekaar di Ciparay, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk produktif.
Program revitalisasi sekolah tak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga menyerap 238 ribu tenaga kerja dan menggerakkan 58 ribu UMKM di daerah.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat ekosistem industri halal di wilayah tersebut guna meningkatkan daya saing global industri dan UMKM.
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved