Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) memperkuat kerja sama dengan Bank NTB Syariah. Kedua belah pihak menjalin kerja sama strategis untuk produk pembiayaan produktif dan konsumtif.
"Guna meningkatkan angka penjaminan pembiayaan di 2023 dan tahun mendatang, Askrindo Syariah terus gencar melakukan kerja sama dengan berbagai mitra bisnis yang strategis. Kami terus meningkatkan perolehan nilai kafalah dan IJK di tahun ini dan kedepannya," ujar Dirut Askrindo Syariah Kokok Alun Akbar di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (21/6).
Hadir dalam penandatangan kerja sama tersebut Direktur Pemasaran Askrindo Syariah Aviantono Yudihariadi, Dirut Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo, dan Direktur Bisnis Bank NTB Syariah Muhamad Usman.
Askrindo Syariah telah bekerja sama dengan Bank NTB Syariah sejak 2014. Penguatan kerja sama ini diharapkan dapat menambah jumlah kafalah pembiayaan dan Imbal Jasa Kafalah (IJK) di Askrindo Syariah pada tahun ini dan tahun ke depannya.
Kerja sama ini, lanjut Kokok Alun Akbar, dilakukan dalam rangka lebih memperkuat sinergi antara Askrindo Syariah dengan Bank NTB Syariah. Dengan begitu dapat menguntungkan kedua belah pihak serta membantu para pelaku usaha khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) dapat berkembang dan naik kelas.
Sementara itu, Dirut Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo, menjelaskan penandatangan perjanjian kerja sama ini diharapkan dapat lebih memperkuat hubungan kedua belah pihak. Bank NTB Syariah saat ini fokus pada sektor yang lebih selektif agar portofolio pembiayaan lebih terjaga.
Askrindo Syariah dan Bank NTB Syariah secara besama-sama akan mengembangkan usahanya sehingga dapat terus berdaya saing, dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian syariah nasional di Indonesia.
Askrindo Syariah sebagai perusahaan penjaminan syariah pertama di Indonesia yang didirikan sejak 2012 saat ini memiliki lebih dari Rp1,5 triliun investasi berbasis syariah. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari PT Asuransi Kredit Indonesia (PT Askrindo) yang sejak 31 Maret 2020, berdasarkan Keputusan Menteri BUMN, PT Askrindo bergabung dengan holding BUMN asuransi dan penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG).
Sebagai member dari IFG, Askrindo Syariah terus berusaha mengembangkan diri untuk mampu menjawab tantangan bisnis. Selain itu mencapai visinya menjadi perusahaan penjamin pembiayaan berbasis syariah yang terkemuka sekaligus ikut mendukung pengembangan ekonomi nasional serta berperan dalam pasar global.
Hingga saat ini, Askrindo Syariah telah memiliki total 40 jaringan kantor yang terdiri atas 16 kantor cabang dan 24 kantor perwakilan pemasaran yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Keunggulan Askrindo Syariah ini akan terus diperkuat sehingga lebih mudah menjangkau mitra bisnis di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka menjaga dan meningkatkan service excellent. (RO/O-2)
Portal Satu Data Kalimantan Tengah mencatat jumlah usaha mikro di Kalimantan Tengah mencapai sekitar 278.588 unit pada periode 2023–2024.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memperkuat manajemen ketahanan dan keberlanjutan operasional perusahaan guna menjaga stabilitas layanan asuransi.
Askrindo memperkuat sinergi dengan Bank Kalsel melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Asuransi Kredit Konstruksi dan Non-Konstruksi.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) kembali menegaskan komitmennya dalam penerapan tata kelola perusahaan yang berintegritas dan berkualitas.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) kembali mencatatkan capaian positif dengan meraih The Iconomics' Best Companies Award 2026 dalam kategori Special Insurance.
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial bertajuk Askrindo Berbagi Kasih dalam rangka Perayaan Natal Askrindo 2025.
Amran menegaskan, kunci swasembada bawang putih terletak pada keberanian menetapkan target luas tanam yang memadai dan konsistensi kerja di lapangan.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Kabupaten Sumbawa tercatat mengalami 764.994 kali sambaran petir atau setara 72,77% dari total sambaran petir yang terjadi selama periode awal Januari hingga Desember.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved