Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Usaha Pembiayaan RelianceIndonesia atau Reliance Finance meraih pendapatan sebesar Rp88 miliar atau meningkat 23% dari 2021 sebesar Rp72 miliar. Piutang pembiayaan juga tumbuh sebesar Rp616 miliar atau meningkat 50% dari 2021 sebesar Rp412 miliar.
Hal itu diungkapkan Presiden Direktur Reliance Finance Iman Pribadi saat menyampaikan laporan direksi atas kinerja perusahaan selama 2022 pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 31 Mei 2023. "Perusahaan pun berhasil mencatatkan laba bersih sebelum pajak senilai Rp23 miliar pada 2022 sehingga laba meningkat mencapai 35% dari 2021 senilai Rp17 miliar. Angka non-performing finance (NPF) dapat kami tekan hingga level di bawah 2% dengan hasil 1,6% per posisi 31 Desember 2022," tutur Iman.
Baca juga: Kucurkan Pembiayaan untuk Pemenang Tender Pemerintah,Investree Ajak Publik Pahami Risiko
Keberhasilan itu tidak lepas dari inovasi yang dilakukan Reliance Finance dalam menjalankan bisnis model pembiayaan nontunai berbasis digital kepada masyarakat berpenghasilan menengah bawah. Produk unggulannya ialah pembiayaan kepemilikan rumah pertama, pembiayaan mikro berbasis rantai pasokan, serta pembiayaan multiguna untuk siswa dan karyawan.
Iman Pribadi optimistis Reliance Finance akan terus meningkatkan kinerja positif pada 2023. Hal itu dapat diraih melalui rencana strategis perusahaan sebagai pemimpin pasar pembiayaan digital di sektor perumahan dan mikro produktif. (RO/Z-2)
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved