Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi menegaskan pemberian insentif mobil listrik dibutuhkan untuk mendorong penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi lainnya.
Hal ini merespons kritikan dari calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan yang mengatakan pembelian mobil listrik tidak perlu disubsidi oleh pemerintah.
"Subsidi kendaraan listrik dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat kendaraan listrik dan mengurangi emisi lingkungan," kata Jodi kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/5).
Baca juga : PLN Siapkan 282 Kendaraan Listrik untuk Kepala Negara dan Delegasi KTT ASEAN
Anak buah Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan itu menuturkan program insentif mobil listrik harus dilihat dari sisi jangka panjang. Dengan banyaknya masyarakat yang beralih dari mobil berbahan bakar minyak menjadi listrik, dapat menekan emisi kendaraan dan mengurangi jumlah sepeda motor di jalan raya.
Subsidi mobil listrik pribadi, lanjut Jodi, juga dapat mendorong permintaan pasar untuk kendaraan listrik dan mendorong perusahaan mobil untuk memproduksi lebih banyak kendaraan listrik.
Baca juga : 50 Unit Wuling Air ev untuk KTT ASEAN Tiba di Labuan Bajo
"Ini pada akhirnya dapat meningkatkan aksesibilitas mobil listrik, termasuk di wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak memiliki akses ke kendaraan listrik," terang Jodi.
Ia menekankan dengan memberikan peluang bisnis baru dan menciptakan lapangan kerja, industri kendaraan listrik juga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar fosil.
Sebelumnya, Anies dalam acara deklarasi relawan Amanat Indonesia (ANIES) di GBK Senayan, Jakarta, Minggu (7/5), menyebut kebijakan pemberian insentif kendaraan listrik harus tepat sasaran. Jangan sampai, bantuan tersebut akan menambah emisi dengan banyak kendaraan yang lalu lalang di jalan raya.
"Mobil listrik itu pemiliknya tidak membutuhkan subsidi. Pengalaman kami di Jakarta, ketika ada kendaraan pribadi berbasis listrik, dia tidak akan menggantikan mobil yang ada di garasinya. Dia akan menambah mobil di jalanan dan menambah kemacetan di jalan," ucapnya dikutip dari tayangan video Metro TV.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu pun mendorong pemerintah memprioritaskan bus listrik untuk menerima insentif, guna menarik masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.
"Dengan jalan tol yang dibangun dengan baik oleh pemerintah, ke depan kita akan penuhi dengan kendaraan umum listrik. Dengan menghadapi tantangan lingkungan, polusi, bukanlah terletak di subsidi mobil listrik," pungkas Anies. (Z-8)
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Polytron FOX 200 menjadi pilihan yang efisien untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, berbelanja, hingga menemani aktivitas nongkrong.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
Kehadiran United E-Motor di dua pameran besar awal tahun, menjadi bagian dari strategi membangun kepercayaan publik terhadap motor listrik.
Pengguna FOX-350 bisa mendapatkan tambahan daya dalam 10 menit untuk 10 km, sementara pengguna FOX-200 hanya butuh 15 menit untuk tambahan jarak 20 km.
PELAKU industri kendaraan listrik terus mencari cara untuk memperluas adopsi pasar di tengah sensitivitas harga dan pertimbangan jarak tempuh konsumen.
United E-Motor menghadirkan beragam lini produk yang dirancang khusus untuk penggunaan sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved