Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN pasar saham dalam negeri masih terpantau lesu tercermin dari return yang dicatatkan di sepanjang tahun ini terkontraksi sebesar -0,11%.
Sektor energi menjadi pemberat IHSG dengan membukukan return negatif mencapai -7,82% dan diikuti infrastruktur sebesar -2,78, properti dan real estate sebesar -1,70%, keuangan sebesar -0,97% dan konsumen non-primer sebesar -0,66%.
Sektor tersebut mengalami outlook yang menantang dengan harga komoditas yang mengalami normalisasi, isu likuiditas pada emiten karya BUMN serta kenaikan suku bunga meski sudah mencapai puncak pada tahun lalu.
Di sisi lain, enam sektor mampu outperformed terhadap IHSG dengan sektor transportasi & logistik memimpin penguatan sebesar 16,49% dan diikuti teknologi sebesar 4,34%, konsumen primer sebesar 3,57%, barang baku sebesar 2,23%, industri sebesar 2,08% dan kesehatan sebesar 0,01%.
Baca juga: IHSG Menguat saat Inflasi Bulanan Menurun
"Lesunya IHSG terlihat dari rata-rata nilai transaksi yang cenderung lebih rendah dan aksi sell-off asing seiring dengan reopening Tiongkok," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Indonesia Maximilianus Nico Demus, Kamis (2/3).
Terlebih, optimisme pemulihan ekonomi Tiongkok terlihat dari aktivitas manufaktur dan non-manufakturnya yang melanjutkan tren kenaikan.
Meskipun suku bunga BI dilihat juga sebagai pemicu aksi sell-off asing, namun saat ini sudah dipertahankan stabil meskipun masih ada peluang untuk kembali mengalami kenaikan.
Terpantau aksi sell-off asing sebesar Rp -1,01 triliun. Namun terlihat asing yang masih optimistis berinvestasi dalam negeri juga masih cukup besar dari sell-off, yaitu ada foreign netbuy sebesar Rp 2,51 triliun.
"Hal yang kami yakini yaitu pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang cukup kuat dan diharapkan tahun ini meskipun diproyeksi lebih rendah, namun masih bisa tumbuh lebih baik. Hal tersebut juga yang kami lihat sebagai penopang pergerakan IHSG yang mampu mencatatkan return positif pada bulan Februari meskipunbtipis saja yang sebesar 0,06%," kata Nico.
Menariknya, indeks LQ45 membukukan return/ keuntungan yang lebih tinggi yakni sebesar 0,69%, lebih perform dibandingkan IHSG serta peers-nya seperti IDX30 yang sebesar -2,35% dan KOMPAS100 yang sebesar -0,34%. Hal ini menunjukan LQ45 cenderung lebih menarik dan lebih aman di tengah dinamika pasar yang masih kurang menarik.
"Kami memandang menutup kuartal I-2023, IHSG masih akan bergerak volatile sebagaimana indeks manufaktur dalam negeri turun tipis dan pergerakan inflasi yang bercampur," kata Nico.
Inflasi tahunan tercatat naik menjadi 5,47%, lebih tinggi dari ekspektasi pasar di tengah inflasi bulanan yang turun 0,16%. Hanya saja, inflasi inti melanjutkan tren penurunan sebesar 3,09% karena penurunan harga energi.
Momentum Ramadan juga dapat memberikan optimisme terhadap IHSG, ditopang oleh sektor konsumer dan ritel juga poultry (hasil peternakan).
"Namun, hal ini juga dapat meningkatkan inflasi bulanan dengan dorongan konsumsi yang kuat dan pada akhirnya BI dapat kembali mempertimbangkan kenaikan suku bunga untuk menurunkan inflasi ke target yang diharapkan," kata Nico. (Try/OL-09)
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menyebut risiko serangan AS ke Iran tidak hanya berasal dari sentimen pasar tetapi juga dari potensi gangguan jalur energi dan perdagangan global.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved