Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KENAIKAN harga kebutuhan pangan khususnya minyak goreng dan beras saat ini masih terjadi di berbagai daerah Indonesia. Hal ini terjadi karena kurangnya pasokan sementara permintaan dari masyarakat tinggi.
Melansir laman Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan, per 6 Februari 2022 rata-rata harga beras kualitas medium mencapai Rp11.600 per kg sementara beras kualitas premium mencapai Rp13.400 per kg. Sementara itu, harga minyak goreng Minyakita mencapai Rp15.100 per liter, minyak goreng curah Rp14.800 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp21.200 per liter.
Baca juga: Ekonom Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2023 Turun Menjadi 5,04%
Menanggapi soal harga beras, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan bahwa saat ini belum memasuki masa panen sehingga kenaikan harga pasti terjadi.
"Di situasi belum panen seperti sekarang ini relatif harga memang tidak bisa turun saat seperti panen, karena ketersediaan barang kan tidak sebanyak waktu panen raya," ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (6/2).
Untuk memitigasi kenaikan harga, Bulog sendiri dikatakan sudah dan akan terus melaksanakan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau operasi pasar yang kabarnya sudah tersalurkan sebanyak 209 ribu ton per 3 Februari 2023.
"SPHP yang dilakukan BULOG ini untuk meredam kenaikan harga akibat ketersediaan barang yang tidak banyak," kata Iqbal.
Sementara itu, terkait harga minyak khususnya Minyakita, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan mengatakan bahwa saat ini stok minyak tersebut di lapangan semakin menipis. Hal ini dikatakan telah berlangsung sedari awal tahun 2023.
"Minyakita barangnya langka dan raib di pasaran. Pasokannya belum banyak dan stok semakin menipis," ujar Reynaldi.
Dia juga menanggapi soal kebijakan pemerintah untuk menambah 50% DMO (Domestic Market Obligation) yang menurutnya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Penambahan 50% DMO juga kita lihat menjelang Ramadan dan Idulfitri apakah cukup? Karena Minyakita ini sudah menjadi idaman emak-emak. Jadi sebaiknya ditambah," tuturnya.
DMO sendiri merupakan kewajiban Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap untuk menyerahkan sebagian minyak dan gas bumi dari bagiannya kepada negara melalui Badan Pelaksana dalam rangka penyediaan minyak dan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang besarnya diatur di dalam Kontrak Kerja Sama. (OL-6)
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan harga Minyakita kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Berdasarkan hasil pengawasan, terdapat rantai distribusi yang panjang pada tingkat distributor dan pengecer yang menyebabkan harga Minyakita di atas HET.
FENOMENA harga bahan pokok untuk kebutuhan dapur keluarga seperti minyak goreng kini telah meresahkan warga di Aceh.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved