Jumat 28 Oktober 2022, 05:55 WIB

Rekognisi untuk Karya Komunikasi Merek dan Pengelolanya

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Rekognisi untuk Karya Komunikasi Merek dan Pengelolanya

DOK Pribadi.
Diskusi panel bertajuk Brand Guardianship to Save the Brand Value.

 

REKOGNISI untuk karya komunikasi merek dan penghargaan untuk para pengelola merek atas upaya pengawalan mereka terhadap eksistensi brand perlu dilakukan. Rekognisi ini untuk menunjukkan kepada investor bahwa brand tersebut dikelola dan dikawal dengan baik oleh para wali merek (brand guardian) di perusahaan.

Karena itu, untuk kedua kali Majalah Mix MarComm menggelar Indonesia Brand Communication & Guardian Champions. Berbeda dengan tahun lalu yang hanya diselenggarakan secara online, tahun ini seremonial penyerahan penghargaan dilakukan secara hibrida di Prof. Dr. Djayusman Auditorium & Performance Hall, LSPR Institute of Communication & Business, Jakarta, serta live melalui platform Zoom, Youtube, dan Facebook, Kamis (28/10). 

"Harapannya, selain menambah kepercayaan investor, penghargaan ini dapat menjadi brand credential yang dapat menarik konsumen. Bagi agensi branding-nya, rekognisi ini diharapkan dapat menunjukkan level of service mereka dalam mengawal brand kliennya," ungkap Lis Hendriani, Pemimpin Redaksi Majalah Mix MarComm. 

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa ajang itu memiliki dua rekognisi dengan cara penilaian berbeda satu sama lain. Brand Communications Champion ialah penghargaan untuk karya-karya komunikasi merek yang terdiri dari empat kategori utama, yaitu The Best Digital Campaign (in Food & Beverages Industry dan in Financial Services), The Best Digital Channel (Website Performance dan Social Media Performance), The Best Creative Commercial Ad (in FMCG Industry, in Health & Pharmacy Industry, in Financial Services Industry, dan Tactical Commercial Ad), The Best Integrated Marketing Communication (IMC)

Brand Guardianship Champion ialah anugerah untuk para wali merek yang sukses melindungi, menjaga, dan memastikan merek yang dikawalnya tetap berharga, sehingga investasi besar yang telah ditanam untuk membangunnya tidak hilang. Penghargaan ini terdiri dari dua kategori, yakni The Best Brand Guardian Leader dan The Best Brand Guardian Team. 

"Ada 110 brand lokal Indonesia yang kami reviu Creative Advertising, Digital Campaign, serta Digital Channel Performance-nya. Ke-110 brand lokal tersebut ialah leading local brand di 110 kategori produk hasil survei Indonesia Original Brand (IOB) 2021 yang dilakukan oleh majalah bisnis terkemuka Swa bersama Business Digest," urai Lis. 

Sedangkan untuk kategori IMC, partisipannya ialah brand yang menjawab Call for Entries dengan mengajukan program komunikasinya untuk direviu oleh dewan juri. Ada 19 partisipan pada kategori ini. "Pada rekognisi Brand Guardian Champion, kami evaluasi berdasarkan presentasi dan tanya-jawab 19 tim & leader brand Guardian--yang berpartisipasi pada kontes IMC--bersama dengan anggota dewan juri yang terdiri dari konsultan dan penulis buka marketing, doktor di bidang branding, dan pengamat branding dari media," lanjutnya. Presentasi tim Brand Guardian dan tanya-jawab dengan dewan juri ini diselenggarakan melalui platform Zoom pada 6-7 September 2022.

Metode penilaian untuk masing-masing kategori dilakukan berbeda-beda. Creative Commercial Advertising dinilai melalui metode penjurian oleh pakar creative advertising dari kalangan praktisi dan akademisi yang merupakan juri tetap Rubrik Advertising Review Majalah Mix MarComm. Sedangkan Digital Brand Campaign dan Digital Channel Performance dievaluasi secara kuantitatif menggunakan Ripple10 Digital Listening Tools, Social Media, dan Website monitoring, bekerja sama dengan agensi digital Ivosights. 

Ada tiga anggota Dewan Juri Creative Commercial Advertising. Mereka ialah juri tetap rubrik Avertising Review Majalah Mix MarComm, yaitu Djito Kasilo, dosen, praktisi komunikasi marketing, penulis lagu dan jingle iklan; Jeanny Hardono, dosen Ilmu Periklanan Universitas Indonesia; dan Yazied Syafaat, founder dan creative director agensi kreatif periklanan Srengenge.  

Untuk mengevaluasi entries Integrated Marketing Communication (IMC) dan Brand Guardianship, ada tiga juri yang dilibatkan. Mereka ialah Yuswohady, Managing Director Inventure Indonesia dan penulis buku-buku best seller marketing; Dr. A. Edhy Aruman, dosen LSPR Institute for Business & Communication dan Senior Editor Majalah MIX MarComm; dan Dr. Bambang Sukma Wijaya, Brand Scientist, Strategist, & Culturalist dari Universitas Gadjah Mada yang kini mengajar di Universitas Bakrie. 

Dalam rangkaian penganugerahan itu, Mix MarComm juga menggelar diskusi panel bertajuk Brand Guardianship to Save the Brand Value. Ada empat penbicara yang dihadirkan pada forum tersebut, yakni Kristy Iskandar, Strategic Planning Director Dentsu Creative; Edie Kurniawan, VP Marketing Management PT Telkom Indonesia Tbk (IndiHome); Ivan Ally, SVP Marketing Communications PT Bank Syariah Indonesia Tbk; dan Tarrence K. Palar, Marcomm & Community Manager Harian Kompas & Kompas.id. (RO/OL-14)

Baca Juga

Antara/Adeng Bustomi.

Pertimbangan dalam Beli Rumah untuk Kehidupan Jangka Panjang

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 21:24 WIB
Tips berikutnya, usahakan untuk tidak terburu-buru saat membeli rumah. Terdapat banyak faktor yang harus...
Dok. Ist

Jamkrindo Kembali Salurkan Bantuan Sembako, Sarana Prasarana, dan Layanan Trauma Healing Di Cianjur

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:38 WIB
Bantuan yang disalurkan pada Sabtu (03/12), merupakan bantuan tahap empat yang telah diberikan...
Ist

Produk Perlengkapan Bayi dari Polandia Hadir di Ajang IMBEX 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 20:10 WIB
Lionelo merupakan perusahaan perlengkapan bayi dari Polandia yang telah berhasil meraih kepercayaan banyak orangtua dari negara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya