Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat sebagai bekal menghadapi badai krisis yang menerjang.
Secara eksternal, Indonesia hingga kini masih mampu menghalau guncangan-guncangan yang datang dari lingkup global.
Nilai tukar rupiah memang mencatatkan depresiasi hingga 6%, namun, itu masih lebih kuat dibandingkan pelamahan mata uang negara-negara lain.
“Relatif lebih baik dibanding negara lain termasuk Kanada, Swiss, Thailand, Nepal juga termasuk Inggris sehingga relatif Indonesia lebih moderat,” ujar Airlangga di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (11/10).
Ia juga merinci beberapa indikator ketahanan eksternal seperti indeks volatilitas kurs yang berada di kisaran 30,49.
Baca juga: Rupiah Tertekan Suku Bunga The Fed dan Penjualan Ritel
Premi risiko investasi (credit default swap/CDS) Indonesia juga berada di angka 1,06 atau lebih baik dari Meksiko, Brasil, Turki dan Afrika Selatan yang sekarang terancam mengalami kebangkrutan.
"Kita hanya perlu menjaga outflow dari aliran modal asing saham dan SBN yang keluar," tuturnya.
Dari sisi internal, perekonomian Indonesia juga tergolong kuat karena memiliki pasar domestik yang sangat besar.
Itu akan menjadi tumpuan jika nanti pasar global mengalami kelesuan.
Berpegang pada data-data tersebut, Airlangga meyakini pertumbuhan ekonomi nasional akan berada di kisaran 4,8% hingga 5,2%, sesuai dengan prediksi lembaga-lembaga ekonomi dunia.
"Tentu berbagai lembaga yang memprediksi melihat bahwa Indonesia relatif kuat," tandas Airlangga.(OL-4)
Saat ini, pemerintah masih menyusun aturan stimulus melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Airlangga menyebut aturan itu ditargetkan rampung pada Senin (9/2).
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menerima sejumlah investor institusional dan pelaku industri keuangan di Jakarta, Selasa (3/2).
PEMERINTAH Indonesia terus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah Inggris melalui peningkatan kerja sama ekonomi yang berorientasi dan fokus kepada isu-isu strategis.
Infografis pencapaian kinerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sepanjang tahun 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan atas seluruh substansi tarif resiprokal.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) memastikan bahwa Indonesia saat ini terus berproses untuk bergabung sebagai anggota penuh OECD.
BERKAT peran community officer sebagai garda terdepan dalam melayani dan mendampingi warga masyarakat inklusi, PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan soal pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Apindo dan lima konglomerat.
Ketahanan energi jadi prioritas nasional utama pada 2026 seiring penguatan strategi ekonomi hijau yang menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali mendapat kepercayaan untuk menakhodai Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) masa bakti 2026-2030.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Danantara Indonesia untuk menjelaskan kepastian arah kebijakan fiskal Indonesia kepada Moody's.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved