Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
TEKANAN inflasi global semakin meningkat akibat kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi ditambah konflik geopolitik yang masih berlangsung. Bukan hanya negara berkembang, negara maju seperti Amerika Serikat (AS) pun harus menghadapi kondisi ini.
Lalu, bagaimana perkembangan tingkat inflasi di negara berkembang seperti Indonesia?
Baca juga: Pertumbuhan Harus Inklusif untuk Redam Guncangan Ekonomi Global
Memanfaatkan data Indeks Harga Konsumen (IHK) pada website Badan Pusat Statistik (BPS), iPrice merangkum perkembangan inflasi di Indonesia dalam 12 bulan terakhir.
Awal tahun ini, Bloomberg memprediksi Vietnam dan Indonesia akan menjadi negara dengan laju inflasi yang paling tinggi di Asia melihat historis indeks harga konsumen kedua negara tersebut yang memiliki nilai cukup tinggi pada 2021 lalu.

MI/iprice
Setelah 7 bulan berlalu, data menunjukkan inflasi tahunan Indonesia mencapai 4,69% (year-on-year/yoy) pada Agustus 2022. Nilai ini memang menjadi rekor tertinggi sejak 2016. Namun, inflasi Indonesia terbilang masih cukup terkendali dibandingkan dengan negara-negara lain yang inflasi tahunannya sudah mencapai puluhan hingga ratusan persen.
Dalam siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 23 September lalu, Ekonom CORE menyebutkan bahwa keterkaitan Indonesia dengan ekonomi global yang terbilang kecil, menyebabkan tingkat inflasi yang saat ini kita alami pun lebih mild.
Jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Thailand, tingkat inflasi di Indonesia berada di urutan ke-2 terendah. Di bawah Indonesia ada Malaysia dengan inflasi tahunan 4,40% (yoy) pada Juli 2022.
Sementara negara yang mencatat inflasi tertinggi adalah Thailand, yaitu sebesar 7,86% (yoy) pada Agustus 2022. Diikuti Singapura dengan inflasi sebesar 7% (yoy) pada Juli 2022, Filipina 6,31% (yoy) pada Agustus 2022, dan Vietnam 5,79% pada Agustus 2022.
Dalam satu tahun terakhir, nilai indeks harga konsumen menunjukkan tren yang terus meningkat. Inflasi tertinggi indeks harga konsumen terjadi pada April 2022, yaitu mencapai 0,95% (month-to-month/mtm).
Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh inflasi minyak goreng, daging dan telur ayam ras, serta ikan segar seiring dengan meningkatnya permintaan akibat mobilitas yang lebih tinggi pada bulan Ramadan.
Berbeda dengan April, setelah mengalami inflasi sebesar 0,64% pada Juli lalu, nilai indeks harga konsumen bulan Agustus 2022 justru mengalami deflasi sebesar 0,21% (mtm). Nilai tersebut merupakan penurunan tertinggi dalam satu tahun terakhir.
Menurut Bank Indonesia, deflasi pada Agustus terjadi akibat penurunan beberapa harga bahan pangan seperti bawang merah dan cabai seiring dengan peningkatan pasokan dari daerah produksi.
Di samping itu, penurunan harga tiket pesawat seiring dengan penurunan harga bahan bakar avtur juga memiliki andil dalam terjadinya deflasi.
Menyusul kenaikan harga BBM, sektor-sektor yang secara tidak langsung terhubung dengan BBM pasti akan mengalami kontraksi terutama sektor angkutan darat, angkutan laut, angkutan kereta api, jasa kurir dan pengiriman. Untuk bertahan, sektor-sektor tersebut tentu saja akan menaikkan harga.

MI/iprice
Ongkos jasa angkutan penumpang misalnya, jika dibandingkan Agustus 2021, komoditas ini secara nasional mengalami kenaikan mencapai 16,85% (yoy).
Kenaikan tersebut menjadikan jasa angkutan penumpang sebagai komoditas dengan inflasi IHK tertinggi dalam satu tahun terakhir.
Selain ongkos jasa angkutan penumpang, kenaikan harga juga tentu akan terjadi pada biaya distribusi berbagai jenis barang yang digunakan masyarakat secara rutin, sehingga kenaikan harga juga akan terjadi secara umum.
Makanan menjadi salah satu komoditas yang harganya dipastikan akan mengalami peningkatan dan penyesuaian. Pada Agustus 2022, inflasi IHK dari komoditas ini memiliki nilai tertinggi kedua, yaitu sebesar 8,25% (yoy). Diikuti oleh rokok pada posisi ketiga dengan inflasi IHK sebesar 7,82%.
Inflasi juga terjadi pada sektor bahan bakar rumah tangga dan tarif listrik seiring dengan penyesuaian harga energi non-subsidi, kenaikannya dalam setahun ini mencapai 5,88%.
Selain itu, kembalinya kegiatan sekolah tatap muka yang dimulai pada awal tahun ini juga menyebabkan inflasi pada sektor pendidikan dan perlengkapan sekolah yaitu masing-masing sebesar 2,5 % dan 4,39%.
Namun, tidak semua kelompok indeks harga konsumen mengalami inflasi. Pada Agustus lalu, kelompok alat komunikasi dan jasa keuangan justru mengalami deflasi tahunan, yaitu masing-masing sebesar 0,41% dan 4,07%. (RO/OL-1)
Di tengah ketidakpastian pasar, berikut rekomendasi saham sektor energi dan emas yang menarik untuk dicermati hari ini. Peluang investasi di tengah volatilitas.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Harga emas Antam diperkirakan akan kembali menguat pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026, setelah lonjakan Rp16.000 pada Senin. F
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
Peran negara tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik seperti jalan tol dan bandara, melainkan harus mendorong transformasi ekonomi produktif.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
Pengamat politik Rocky Gerung menantang kalangan akademisi untuk melakukan pengujian metodologis terhadap gagasan ekonomi "Prabowonomics".
KALKULASI ekonomi kian rumit untuk diformulasikan. Aneka proyeksi kerap berantakan saat berhadapan dengan ketidakpastian.
PELUNCURAN NU Harvest Maslaha dan Sharia Global Services menandai fase baru keterlibatan Nahdlatul Ulama (NU) di arena ekonomi, tepat ketika NU memasuki usia satu abad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved