Selasa 04 Oktober 2022, 08:15 WIB

Harga Emas Naik Tajam 30 Dolar AS

mediaindonesia.com | Ekonomi
Harga Emas Naik Tajam 30 Dolar AS

dok.ant
Logam mulia, emas.

 

HARGA emas naik tajam pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (4/10), memperpanjang keuntungan untuk sesi kedua berturut-turut, karena dolar AS yang mundur dari level tertinggi 20 tahun membuat logam kuning yang dihargakan dalam "greenback" menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak 30 dolar AS atau 1,79 persen, menjadi ditutup pada 1.702,00 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan hingga menyentuh tertinggi sesi di 1.706,20 dolar AS dan terendah di 1.666,50 dolar AS.

Emas berjangka terdongkrak 3,40 dolar AS atau 0,2 persen menjadi 1.672,00 dolar AS pada Jumat (30/9/2022), setelah turun tipis 1,40 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.668,60 dolar AS pada Kamis (29/9/2022), dan terangkat 33,80 dolar AS atau 2,07 persen menjadi 1.670,00 dolar AS pada Rabu (28/9/2022).

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,33 persen menjadi 111,7460, terutama karena melonjaknya sterling setelah Inggris membatalkan rencana untuk memotong tingkat pajak penghasilan tertinggi.

Emas menemukan dukungan tambahan setelah Institute for Supply Management (ISM) melaporkan pada Senin (3/10/2022) bahwa indeks aktivitas manufaktur AS turun menjadi 50,9 pada September dari 52,8 pada Agustus, level terendah sejak Mei 2020, ketika ekonomi terhenti di tengah gelombang pertama krisis pandemi COVID-19.

Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari yang sama bahwa pengeluaran konstruksi AS turun 0,7 persen ke tingkat tahunan 1,781 triliun dolar pada Agustus setelah turun 0,6 persen ke tingkat revisi 1,794 triliun dolar pada Juli, lebih lanjut mendukung emas.

Sementara itu, Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur AS S&P Global direvisi lebih tinggi menjadi 52 pada September 2022 dari awal 51,8 dan di atas 51,5 pada Agustus, agak membatasi pertumbuhan emas.

Kekhawatiran bahwa lebih banyak kenaikan suku bunga oleh bank-bank sentral utama dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi, ditambah dengan krisis keuangan yang sedang terjadi di Eropa dan Inggris juga telah mengundang beberapa pembelian safe haven ke emas.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 1,55 dolar AS atau 8,14 persen, menjadi ditutup pada 20,589 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari meningkat 41 dolar AS atau 4,77 persen, menjadi ditutup pada 900,1 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Pegadaian Sediakan Produk Bundling Investasi Emas dan Asuransi ...

Baca Juga

Antara

Pemerintah Dorong Pengembangan Desa Wisata

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 27 November 2022, 23:28 WIB
Menurut Arif, desa wisata ini merupakan sektor yang sangat prospektif untuk mendatangkan...
dok.humas kemendes

Gus Halim: Penanggulangan Gempa di Cianjur Bisa Pakai Talangan Dana Desa

👤Muhamad Fauzi 🕔Minggu 27 November 2022, 20:11 WIB
MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar memastikan masyarakat boleh menggunakan talangan dana...
Dok. Kementan

Di NTB, Mentan SYL: Pengelolaan Benih Sumber VUB Tingkatkan Produktivitas

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 19:36 WIB
Tahun depan, lanjut SYL, pemerintah harus mulai membagikan bibit unggulnya sebagai salah satu pendorong utama dalam meningkatkan daya gedor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya