Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAN developer atau swasta dalam membangun perumahan sangat besar. Mereka tak hanya membangun fisik tapi juga membangun kehidupan sehingga memberikan manfaat bagi sekitarnya.
Hal tersebut dikatakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rustandi selepas meresmikan Jembatan Graha Laras Sentul, Bogor, Kamis (29/9). Graha Laras Sentul (GLS) adalah kawasan perumahan yang dikembangkan PT Kesuma Agung Selaras. Mereka baru saja membangun jembatan dan akses jalan yang menghubungkan proyek ke ruas Jl Raya Bogor Km 51.
"Karena itu saya mengapresiasi apa yang dilakukan perumahan Graha Laras Sentul. Jembatan ini tak hanya bermanfaat bagi warga perumahan tapi juga warga sekitar,” jelas Rustandi, dikutip dari siaran pers, Jumat (30/9).
Di kesempatan itu, Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras (PT KAS) I Wayan Madik Kesuma mengatakan, sebelumnya untuk menuju ke Graha Laras Sentul dari pintu tol Sirkuit Sentul bisa mencapai 25 menit karena harus memutar. Tapi dengan adanya akses jalan dan jembatan ini waktu tempuhnya hanya 10 menit.
Wayan menambahkan, selain memberikan manfaat aksesibilitas yang lebih cepat, infrastruktur yang dibangun ini juga akan menarik minat konsumen membeli rumah di Graha Laras Sentul. Graha Laras Sentul jadi terkoneksi dengan JL Raya Bogor, itu menjadi gimmick marketing yang bagus.
"Tidak banyak banyak perumahan yang berada di pinggir jalan utama. Infrastruktur ini adalah bukti dan janji kita pada konsumen dan untuk membangun ini kita keluarkan dana hingga Rp5 miliaran,” tegas Wayan.
Bersamaan dengan peresmian itu, PT KAS juga menggelar kegiatan akad kredit masal sebanyak 25 unit rumah.
Progres proyek
Sejak dipasarkan pada 2019 dengan luas 18 hektare, Graha Laras Sentul sudah terjual 450 unit sudah dihuni 99% pemiliknya. Dan saat ini Graha Laras Sentul fokus memasarkan produk di klaster Munich dan klaster London. Wayan menegaskan, bahwa Munich adalah produk rumah 2 lantai (69/105) dengan harga sekitar Rp1,5 miliar.
“Adapun London adalah produk terbaru kita yang dipasarkan pada akhir Maret 2022 lalu. Unit rumah di klaster London sebanyak 190 dengan tipe 60/60 (2 lantai) yang dilengkapi fasilitas solar panel dan smart home,” jelas Wayan.
Menurut Wayan sentuhan teknologi ini sejalan dengan pasar yang dituju yaitu milenial, yang sangat familiar dengan penggunaan teknologi.
“Terkait solar panel, ini merupakan komitmen kita dalam memanfaatkan kekayaan alam dan juga bagian dari green development. Tentunya juga menekan biaya penggunaan listrik,” jelasnya.
Dipasarkan dengan harga Rp900 jutaan unit rumah di klaster London sudah terjual 50-an unit. Menurut Wayan, harga saat ini belum naik sejak pertama kali dipasarkan. Rencananya dalam waktu dekat akan ada koreksi harga akibat dari naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).
“Kita harus melakukkan penyesuaian, tapi kita akan hati-hati menaikkan harga,” tutupnya. (RO/X-12)
Wamen PKP Fahri Hamzah menilai angka backlog perumahan belum bisa dianggap demand riil karena tidak dipetakan dan tidak terkonsolidasi sebagai kebutuhan.
HUNIAN berbasis Transit Oriented Development (TOD) semakin diminati masyarakat. Saat ini pilihan hunian tersebut juga semakin terjangkau.
BTN mulai menggeser wajah bisnisnya dari bank pembiayaan perumahan konvensional menuju ekosistem yang menyatukan hunian, gaya hidup, dan peluang usaha
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Untuk membangun jembatan permanen yang representatif, diperlukan anggaran mencapai Rp80 miliar. Sementara itu, kemampuan APBD Kabupaten Lampung Timur hanya Rp18,99 miliar.
Jembatan yang putus menghubungkan Dusun Mempiu Desa Cerucuk dengan Dusun Air Mungkui Desa Bulu Tumbang.
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan progres kinerja Satuan Tugas (Satgas) Jembatan pada Presiden Prabowo Subianto.
Ada 11 jembatan yang rusak terdampak banjir bandang meluapnya aliran Sungai Cimandiri
Jembatan gantung ini menjadi bagian dari upaya TNI mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved