Kamis 08 September 2022, 21:03 WIB

RI-Jepang Tingkatkan Kerja Sama Industri Manufaktur

Ficky Ramadhan | Ekonomi
RI-Jepang Tingkatkan Kerja Sama Industri Manufaktur

Antara
Pekerja merakit sepeda motor listrik pabrik wilayah Kabupaten Bogor.

 

INDONESIA dan Jepang terus berupaya meningkatkan kerja sama di bidang manufaktur. Dalam hal ini, melalui sejumlah langkah strategis dan pelaksanaan atas komitmen yang telah dibuat.

Salah satu agenda yang menjadi fokus kedua negara adalah penyelesaian protokol perubahan atas perjanjian ekonomi Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA), yang akan diumumkan oleh kedua pemimpin negara saat KTT G20 pada November 2022 di Bali.

“Kami akan membuka akses lebih luas dan menawarkan offer yang lebih substantif. Harapannya, ini akan menjadi win-win solution bagi kedua belah pihak,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya, Kamis (8/9).

Baca juga: Pemerintah Dorong Investasi Industri Makanan dan Minuman

Adapun beberapa isu yang masih dirundingkan dalam kerja sama IJ-EPA antara lain tentang perdagangan barang, jasa, kerja sama ekonomi, pergerakan orang perseorangan (MNP), hingga aturan asal usul (Rule of Origin).

“Terdapat juga isu terkait industri, implementasi New MIDEC dan improved offer atas produk baja," imbuh Agus.

Sementara, pada agenda Presidensi G20, Kemenperin mengharapkan dukungan dari Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (METI) untuk keberlanjutan inklusi industri dalam pembahasan pada forum G20.

Baca juga: Pondok Pesantren Punya Potensi Tumbuhkan Ekosistem IKM

Dalam Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) Presidensi G20 Indonesia 2022, pemerintah mengusulkan inklusi industri dalam pembahasan forum G20. Serta, mengharapkan pembahasan isu industri tersebut dapat dilakukan berkelanjutan.

Pada Zero Draft Ministerial Statement on Trade, Investment and Industry yang telah didistribusikan kepada anggota G20, Indonesia mengusulkan alternatif pembentukan Industry Working Group. Itu sebagai wadah pembahasan isu industri pada Presidensi G20 berikutnya.

Menteri METI Nishimura Yasutoshi yang baru dilantik, menyampaikan apresiasi atas Presidensi Indonesia pada G20, serta mendukung pembahasan isu industri untuk dilanjutkan. Adapun Indonesia mengharapkan dukungan Jepang untuk pencapaian zero emission melalui kerja sama teknologi inovatif.(OL-11)

 

Baca Juga

Dok. Petrokimia Gresik

Petrokimia Gresik Rilis Sekolah Makmur untuk Tingkatkan Produksi Pertanian

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 21:16 WIB
“Program ini, merupakan salah satu implementasi dari strategi customer intimacy Petrokimia Gresik dalam menghadirkan solusi atas...
dok.Kementan

Pertanian Kokoh, Kementan Tanamkan Orientasi Bisnis pada Petani Milenial

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 21:15 WIB
REGENERASI petani bagi keberlanjutan pembangunan pertanian nasional, terus diupayakan oleh Kementerian Pertanian RI, utamanya generasi...
Antara/Basri Marzuki.

Pegadaian Sediakan Produk Bundling Investasi Emas dan Asuransi bagi Pengemudi Ojol

👤Ihfa Firdausya 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:44 WIB
PT Pegadaian bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Gojek memperkenalkan produk bundling investasi sekaligus asuransi bagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya