Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENURUT laporan Bain, Google, dan Temasek tahun 2021, disebutkan bahwa Indonesia berpeluang menjadi negara dengan perkembangan ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Nilai transaksi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan akan mencapai US$124 miliar pada tahun 2025.
Seiring dengan maraknya perkembangan ekosistem digital dan adopsi teknologi saat ini, Bank DBS Indonesia turut berperan aktif dalam mengakselerasi inklusif finansial dan juga literasi perbankan digital di Tanah Air.
Seiring dengan perkembangan transformasi digital menuntut industri perbankan untuk menyediakan produk dan layanan digital yang mudah, terjangkau, dan aman sehingga kehadiran bank secara fisik dapat dikatakan semakin kasat mata atau ‘invisible’.
Bank DBS Indonesia juga menghadirkan This is DBS digibanking, layanan perbankan digital yang intuitif dan pintar bagi nasabah ritel, korporasi maupun Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Layanan ini mengusung misi pelaksanaan inovasi digital secara berkelanjutan guna mendukung nasabah untuk lebih menikmati hidup tanpa dirumitkan dengan urusan perbankan atau ‘Live more, Bank less’.
Peluncuran This is DBS digibanking ini dihadiri oleh Head of Digital Banking PT Bank DBS Indonesia Erline Diani, Head of Sales and Distribution PT Bank DBS Festia Pisa Valensia, dan Head Sales of Global Transaction Services PT Bank DBS Indonesia Husin Hartono.
Dalam keterangan pers, Jumat (1/7), CEO PT Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna mengatakan, “Menjadi bank digital terdepan merupakan fokus dan komitmen kami untuk hadir dan melayani seluruh nasabah."
"This is DBS digibanking merupakan bukti kekuatan dan inovasi kami dalam memberikan layanan digital kepada nasabah ritel dan perusahaan agar nasabah kami dapat ‘Live more, Bank less’,” ujar Paulus.
Lebih lanjut Paulus menjelaskan, “Pada prinsipnya, keunggulan This is DBS digibanking tercermin pada tiga hal."
Baca juga: Tahun Ini, BSI Layani Tabungan 80% Jemaah Haji
Tiga hal tersebut adalah pertama, memberikan pengalaman perbankan yang mudah, terjangkau, dan aman. Kedua, transaksi dan investasi yang intuitif dan pintar, dan ketiga, tdak stres atau terbebani dengan urusan perbankan.
Head of Digital Banking PT Bank DBS Indonesia Erline Diani mengungkapkan,“Melihat kebutuhan masyarakat saat ini, kami semakin bersemangat untuk memberikan pengalaman perbankan yang mudah, terjangkau, dan aman sesuai prinsip This is DBS digibanking."
"Saat ini, seluruh proses pembukaan rekening untuk tabungan, investasi, kartu kredit, maupun pinjaman sudah bisa dilakukan secara cepat, kapan saja, dan di mana saja," katanya.
"Selain itu, sejalan dengan upaya meningkatkan literasi keuangan, produk investasi digital dapat dibeli dengan penempatan awal mulai dari Rp 100.000," ucap Erline.
"Kami percaya layanan perbankan yang intuitif dan pintar akan menjadi fitur unggulan yang akan menarik minat nasabah untuk memakai aplikasi digibank by DBS," tambah Erline. (RO/OL-09).
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Micro decision fatigue adalah situasi ketika otak lelah karena terus-menerus membuat keputusan kecil, sehingga kita menjadi lebih reaktif dan kurang waspada.
Saat ini, banyak platform telah menyediakan fitur kendali orangtua (parental control), namun belum semua orangtua memahami cara mengoperasikannya.
Sistem pengawasan internet yang diterapkan suatu negara dapat memengaruhi bagaimana konten digital beredar serta seberapa besar ruang anonimitas yang tersedia bagi pengguna.
Dengan bantuan platform online video, pengguna dapat mengedit klip, menambahkan teks, memasukkan musik, hingga membuat video profesional langsung dari browser.
Saat ini, sekitar 62 persen masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved