Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Venteny Fortuna International (VENTENY) melalui anak perusahaannya, PT Venteny Matahari Indonesia, menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia. Kerja sama ini berupa penyediaan fasilitas pinjaman kredit berjangka dari Danamon kepada Venteny yang kemudian disalurkan untuk para mitra UMKM melalui program Business Acceleration.
CEO & Founder Venteny Jun Waide mengungkapkan kerja sama ini terjalin berkat komitmen pihaknya dan Danamon yang sejalan untuk saling melengkapi ekosistem layanan dalam rangka menghadirkan solusi digital yang strategis bagi penggunanya. "Kerja sama ini membantu kami untuk menyalurkan pendanaan yang lebih besar dan lebih luas lagi kepada para mitra UMKM dan karyawannya," tuturnya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/6).
Global Alliance Strategy Director PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Naoki Mizoguchi, mengungkapkan pihaknya bangga dapat bekerja sama dengan Venteny sebagai perusahaan inovatif dengan proposisi unik untuk memastikan kebahagiaan karyawan, terutama karyawan UMKM. Pihaknya dengan senang hati mendukung pengembangan Venteny di pasar Indonesia.
Layanan kredit berjangka yang diberikan kepada Venteny yaitu produk dari Enterprise Banking Danamon sebagai fasilitas pinjaman modal kerja jangka pendek yang menawarkan keleluasaan bagi nasabah untuk memperpanjang tenor pinjaman. Semua layanan dan fitur dari Venteny dapat dimanfaatkan oleh lebih dari 200 pengguna B2B (business to business) dengan lebih dari 200.000 basis pengguna di empat kota besar di Indonesia, yaitu Jabodetabek, Surabaya, Lampung, dan Bandung.
Sebagai bagian dari MUFG Bank, bank terbesar di Jepang, dan lembaga keuangan terkemuka di dunia, Danamon dapat memanfaatkan kekuatan, keahlian, dan jaringan MUFG terutama hubungan yang kuat dengan berbagai perusahaan multinasional dalam melayani nasabah dan dapat bertumbuh serta memberikan nilai jangka panjang kepada seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, diharapkan kerja sama antara Venteny dengan Danamon akan mendorong munculnya berbagai inovasi baru serta kemudahan akses bagi perusahaan-perusahaan lokal, khususnya UMKM, untuk membangun jaringan dan bekerja sama dengan perusahaan lain dari luar Indonesia. "Kerja sama ini menunjukkan komitmen kami untuk mewujudkan brand promise perusahaan untuk memberikan solusi keuangan agar nasabah dapat memegang kendali atas kebutuhan dan tujuan keuangan mereka," imbuh Naoki lebih lanjut.
Group Chief Operating Officer Venteny Damar Raditya menambahkan penyediaan fasilitas modal kredit berjangka merupakan langkah awal kerja sama keduanya. UMKM dapat memanfaatkan pembiayaan tersebut menjadi modal usaha, berguna untuk melahirkan inovasi baru, perluasan pasar, atau peningkatan kualitas layanan, maupun disalurkan untuk pembiayaan karyawan UMKM yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan produktivitas mereka dalam bekerja.
Tidak hanya untuk akselerasi bisnis para UMKM, Venteny membangun ekosistem employee super-app yang terdiri dari Program Teknologi Keuangan (V-Nancial), Program Asuransi Berbasis Teknologi (Venteny Insurance & Protection Program/VIP, Program Keuntungan Karyawan (V-Merchant), dan Program Pendidikan Berbasis Teknologi (V-Academy). Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen membantu perusahaan terutama UMKM untuk menyediakan skema benefit yang menarik bagi karyawannya untuk mendukung keberlanjutan usaha tersebut. (OL-14)
Unit Layanan Modal Mikro (Ulamm) milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan layanan pembiayaan yang dirancang khusus untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil.
LPDB Koperasi kembali menegaskan dedikasinya dalam mendukung pemenuhan hak-hak fundamental masyarakat melalui penyaluran pinjaman maupun pembiayaan dana bergulir bagi koperasi
SURVEI Segara Research Institute menunjukkan mayoritas peminjam di Indonesia lebih mengutamakan kecepatan pencairan dana dibandingkan besaran suku bunga dalam memilih sumber pembiayaan.
Akses pembiayaan bagi jutaan masyarakat unbanked dan underbanked yang selama ini belum terlayani optimal oleh sektor perbankan formal makin diperhatikan.
MECA 2025 diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap brand yang mampu menampilkan terobosan pemasaran serta relevan dengan kebutuhan zaman.
Indonesia terus memajukan infrastruktur berkelanjutan melalui model pembiayaan dengan menggabungkan partisipasi pemerintah pusat, daerah, dan swasta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved