Jumat 13 Mei 2022, 21:17 WIB

Telan Rp1,9 T, Bendungan Sadawarna di Jabar Rampung Agustus Ini

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Telan Rp1,9 T, Bendungan Sadawarna di Jabar Rampung Agustus Ini

Dok. Kementerian PUPR
Pembangunan bendungan Sadawarna

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dengan progres konstruksi sudah 83%, ditargetkan rampung pada Agustus 2022.

Pembangunannya dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR dengan total biaya APBN sebesar Rp1,9 triliun. 

Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono mengatakan, pembangunan bendungan bertujuan untuk peningkatan volume tampungan air sehingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga dan sebagai pengendalian banjir. 

"Dengan adanya suplai air yang kontinu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam," kata dia dalam keterangan pers, Jumat (13/5). 

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Kementerian PUPR Bastari mengatakan, Bendungan Sadawarna merupakan salah satu Program Strategis Nasional di bidang Sumber Daya Air. 

Bendungan ini bakal menampung 44,61 juta meter kubik untuk mensuplai irigasi seluas 4.284 hektare di Kabupaten Subang dan Indramayu. 

"Diharapkan suplai air irigasi dari Bendungan Sadawarna dapat membantu petani meningkatkan intensitas tanamnya," sebutnya.

Baca juga : Menteri ESDM : Gas Jadi Komoditas Penting untuk Transisi Energi

Bendungan Sadawarna juga dipersiapkan untuk memasok air baku sebesar 0,36 hingga 1 m3/detik untuk Kawasan Pelabuhan Patimban dan Pantura Jawa Barat, khususnya Kabupaten Subang, Indramayu, dan Sumedang, serta memiliki potensi sumber pembangkit listrik sebesar (PLTA) sebesar 2 megawatt (MW).

PUPR menjelaskan, Bendungan Sadawarna membendung Daerah Aliran Sungai Cipunagara yang memiliki panjang 137 kilometer (km) mengalir dari Gunung Bukit Tunggul di Pegunungan Bandung Utara dan bermuara ke Laut Jawa, tepatnya di wilayah utara Jawa Barat. 

Dengan luas genangan 670 hektare, bendungan ini berpotensi mereduksi banjir di 3 kabupaten yang dilalui DAS Cipunagara yakni Subang, Sumedang, dan Indramayu sebesar 26,90 m3/detik. 

Bendungan Sadawarna dibangun sejak dimulainya kontrak pada November 2018 dan ditargetkan selesai pertengahan tahun ini.

Pembangunan Bendungan Sadawarna dikerjakan dalam dua paket. Paket I oleh Kerja Sama Operasi (KSO) PT. Wijaya Karya - PT Daya Mulia Turangga - PT Barata Indonesia dengan nilai kontrak sebesar Rp1 triliun. Sedangkan Paket II dikerjakan KSO PT. Nindya Karya – PT Adhi Karya senilai Rp907,6 miliar.

Bendungan Sadawarna merupakan salah satu dari tujuh bendungan di Jawa Barat yang dibangun pada periode Pemerintahan Presiden Jokowi. Sejak 2015 diprogramkan sebanyak 61 bendungan akan dibangun sebagai Proyek Strategis Nasional. (OL-7)

Baca Juga

DOK BEA CUKAI

Bea Cukai Gagalkan Peredaran Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal di Tiga Daerah

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 16:02 WIB
Pengawasan kali ini dilakukan oleh Bea Cukai Gresik, Bea Cukai Pantoloan, dan Bea Cukai...
DOK BEA CUKAI

Bea Cukai Sosialisasikan Ketentuan Cukai di Tiga Wilayah

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 15:53 WIB
Hatta pun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus-modus yang sering...
DOK KEMENTAN

Epidemiologis Nilai Tepat Kebijakan Penanganan PMK Pemerintah

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 15:46 WIB
Ewaldus menghargai upaya para peternak dalam memperkuat imun tubuh hewan melalui racikan kunyit, madu, dan bahan alami...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya