Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Gunung Raja Paksi, Tbk (GRP) menjadi perusahaan baja pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi EPD (Environmental Product Declaration). Raihan ini merupakan Label Lingkungan Tipe III, menunjukan kinerja lingkungan produk baja sepanjang daur hidupnya. Dalam hal ini, bahwa secara transparan dan objektif, produk baja GRP merupakan produk yang ramah lingkungan. Selain itu, raihan sertifikasi internasional bidang lingkungan tersebut, sekaligus membuktikan komitmen keberlanjutan pabrik baja swasta terbesar di Indonesia itu.
“Sertifikasi EPD menunjukkan komitmen PT GRP dalam menerapkan pengelolaan lingkungan pada proses produksi dan mengidentifikasi kinerja lingkungan produk di seluruh daur hidupnya. Mulai dari pengadaan bahan baku, transportasi, penggunaan energi, sampai proses daur ulang setelah masa akhir hidup produk tersebut. Label EPD ini membantu pelanggan kami untuk mendapatkan informasi yang transparan mengenai kinerja lingkungan GRP. Selain itu, Label EPD juga membantu proses pengambilan keputusan yang mempertimbangkan iklim secara tepat,” jelas Presiden Direktur GRP, Abednedju Giovano Warani Sangkaeng, dalam keteranganya, Jumat (15/4)
Menurut Argo, panggilan akrabnya, EPD merupakan informasi yang diverifikasi terkait kinerja lingkungan dari suatu produk kepada konsumen, sesuai standard ISO 14025. Dokumen EPD dibuat berdasarkan metode Life Cycle Assessment (LCA) yang komprehensif sesuai dengan ISO 14040:2006, ISO 14044:2006 dan Standar EN 15804:2012+A2:2019.
Dengan memperoleh sertifikasi ini, lanjut Argo, GRP dapat menyuplai kebutuhan material baja untuk projek pembangunan gedung atau konstruksi hijau. Khususnya di pasar Australia dan New Zealand.
Tak hanya itu, EPD ditujukan untuk memfasilitasi transaksi bisnis-ke-bisnis, dan juga bermanfaat bagi konsumen yang fokus pada lingkungan saat memilih barang atau jasa.
“Penerapan EPD, tak lepas dari tujuan GRP untuk meningkatkan tujuan keberlanjutan. Selain itu, juga untuk menunjukan kepada pelanggan mengenai komitmen kami terhadap lingkungan,” sambung Argo.
Adapun produk baja yang sudah memiliki label lingkungan dan diklaim ramah lingkungan, terdiri atas hot rolled plate, hot rolled sheet coil plate, dan structural steel welded i-section.
Argo menjelaskan, langkah pembuatan EPD adalah mendefinisikan produk, menggunakan aturan kategori produk yang diverifikasi oleh pihak yang independen.
Sementara Dr. Jessica Hanafi dari Life Cycle Indonesia, perusahaan konsultan sustainability, Analisis Dampak Lingkungan Siklus Hidup (LCIA) menjelaskan, audit daur hidup (LCA) dilakukan oleh ahli LCA dengan menggunakan perangkat lunak dan berdasarkan pendekatan ilmiah dengan berbagai alat penilaian.
“EPD disampaikan sebagai dokumen atau laporan kinerja lingkungan setelah serangkaian pengumpulan data, perhitungan, analisis tinjauan diverifikasi oleh pihak independen, analisis dan kemudian siap untuk didaftarkan dan dipublikasikan di International EPD System melalui hub regional EPD Southeast Asia,” ujar Jessica. (OL-13)
UNITED Nations Global Compact merupakan inisiatif PBB yang mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Di HARRIS Sentul City Bogor, perusahaan dapat memanfaatkan lapangan luas yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas team building secara nyaman dan menyenangkan.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
Kolaborasi merupakan salah satu kunci utama penguatan industri baja nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan baja dalam negeri.
MENTERI Perindustrian (Wamenperin) Republik Indonesia, Faisol Riza, melakukan kunjungan resmi ke fasilitas produksi Tenova S.p.A. di Castellanza, Italia.
PEMERINTAH menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional 6%-8%, dan industri baja dinilai punya peran strategis sebagai fondasi pembangunan.
PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil mengapalkan muatan slab steel atau lembaran baja sebanyak 30.400 metrik ton dari Morowali menuju Cilegon.
PEMERINTAH perlu mengambil langkah konkret guna melindungi sektor strategis nasional.
Penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, mengonfirmasi pemerintahan AS membatalkan rencana untuk menggandakan tarif impor baja dan aluminium Kanada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved