Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mendorong pemerintah untuk melakukan verifikasi dan pendataan menyeluruh mengenai pola pendistribusian minyak goreng. Hal itu menurutnya perlu dilakukan untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga komoditas tersebut.
"Rantai distribusi itu memang harus dipangkas. Karena setiap titik distribusi itu ada margin keuntungan yang dinikmati oleh pedagang," kata dia saat dihubungi, Jumat (11/3).
Bhima menambahkan, saat ini terdapat 3 hingga 7 mata rantai distribusi minyak goreng. Jumlah itu perlu dipangkas untuk menekan harga di level konsumen. Bahkan, dengan kondisi saat ini, biaya distribusi telah mencapai 25% dari harga jual minyak goreng di tingkat konsumen.
"Itu adalah kondisi eksisting yang terjadi sekarang. Jadi semakin pendek rantai distribusinya, harusnya harga di level konsumen lebih terjangkau dan lebih mudah untuk melakukan pendataan," jelasnya.
Bhima juga mendorong pemerintah untuk memastikan betul perusahaan minyak goreng telah menyalurkan komoditas tersebut. Pengecekan dan pendataan secara menyeluruh dinilai mesti dilakukan agar persoalan kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng dapat ditekan.
Pengecekan dan pendataan itu dilakukan mulai dari perusahaan yang memproduksi minyak goreng hingga ke peritel.
Baca juga : Tekan Lonjakan Harga dan Ketersedaan Minyak Goreng, Alur Distribusi Perlu Diawasi Ketat
"Ketika itu terjadi selisih, itu harus dilakukan pengecekan, di sebelah mana titik distribusi itu mengalami hambatan," imbuh Bhima.
"Kemudian perlu dilakukan juga bagaimana perusahaan yang terintegrasi. Jadi perusahaan ini juga cukup berdampak terhadap kelangkaan minyak goreng, mulai dari hulu dia menguasai kelapa sawitnya, kemudian pabrik minyak goreng dia juga ada, dan distributor pun dia memainkan langsung sampai ke konsumen," lanjutnya.
Perusahaan yang model bisnisnya terintegrasi, kata Bhima, mesti dipastikan betul telah menyalurkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, klaim perusahaan terkait hal itu semestinya tak dijadikan pegangan bila ada persoalan di rantai distribusi.
Hal itu justru memunculkan dua dugaan, pertama, perusahaan tersebut sengaja menahan distribusi. Kedua, minyak goreng disalurkan ke anak usaha yang bergerak di sektor makanan dan minuman alih-alih menyuplainya ke masyarakat.
"Jadi distribusinya dibelokkan ke anak usaha yang bergerak di makanan dan minuman. Jadi seharusnya untuk ritel, tapi bocor ke industri. Ini harus dicek ulang dan harus ada sanksi karena ini sudah sangat meresahkan masyarakat," pungkas Bhima. (OL-7)
Peluncuran ini diharapkan dapat memperkenalkan minuman ini ke pasar lebih besar dan meningkatkan daya saing pasar minuman sehat yang terus berkembang.
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Di tengah perubahan perilaku konsumen dan tekanan kompetisi yang semakin tajam, efisiensi dan kecepatan distribusi kini menjadi faktor penentu daya saing industri FMCG.
BEREDAR wacana peningkatan status Perum Bulog menjadi kementerian serta penggabungannya dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Kerja sama ini membantu pelaku usaha online untuk dapat mendistribusikan produknya secara lebih luas.
Harga cabai rawit dan telur di Pasar Gedhe Klaten turun hari ini 13 Januari 2026. Cek daftar lengkap harga sembako terbaru jelang Ramadan.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Saham RAJA dan RATU sama-sama milik Happy Hapsoro, tapi punya bisnis dan risiko berbeda. Simak perbedaan RAJA vs RATU sebelum investasi.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved