Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memenuhi kebutuhan minyak goreng dalam negeri, Triputra Agro Persada Tbk (TAP) dan KPN Corporation mendukung implementasi kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) Minyak Goreng.
Hal ini sesuai dengan Siaran Pers dari Kementerian Perdagangan tanggal 27 Januari 2022 yang berjudul Jaga Stok dan Stabilitas Harga Minyak Goreng, Kemendag Terapkan Kebijakan DMO dan DPO.
"Dalam mendukung kebijakan tersebut, TAP akan menjual sebanyak 20% minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) hasil produksi Pabrik Kelapa Sawit atau sekitar 2,5 juta kilogram sebulan, dengan harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah sebesar Rp 9.300/kg," jelas Deputy Chief Marketing Director TAP, Franky, dalam keterangan yaag diterima, Selasa (15/2).
Ditambahkan, sebagai produsen minyak kelapa sawit (upstream), PT TAP berharap dengan dukungan yang diberikan dapat menjaga ketersediaan pasokan minyak goreng di pasar domestik dengan harga yang tetap terjangkau oleh masyarakat.
Hal senada diungkapkan Head of Commercial KPN Corporation, Lian Pongoh. Menurutnya, KPN Corporation selalu teringat pernyataan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi yang menyitir peribahasa berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
"Itu menjadi motivasi dan mindset untuk kita bekerja keras mengolah produksi sampai ke penyaluran minyak goreng dalam kemasan ke masyarakat yang membutuhkan dengan harga terjangkau. Kami bangga dan bersyukur bisa menerima rangkulan dari pemasok seperti TAP yang mendukung kami dalam memenuhi program DMO & DPO pemerintah," ujar Lian Pongoh. (RO/OL-15)
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved