Kamis 27 Januari 2022, 12:51 WIB

Presidensi G20 Indonesia, KKP Angkat 3 Isu Prioritas

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Presidensi G20 Indonesia, KKP Angkat 3 Isu Prioritas

ANTARA
Pengendara motor melintas di samping logo Presidensi G20 Indonesia 2022 di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (21/1/2022)

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) siap menyukseskan perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi G20 2022 di Tanah Air yang puncaknya akan berlangsung di Bali pada akhir tahun mendatang. 

KKP berpartisipasi dalam segmen Environment and Climate Sustainability Working Group (ECSWG) yang mengupas isu tentang lingkungan. Kementerian itu akan mengangkat tiga isu prioritas dalam Presidensi Indonesia.

Baca juga: Kementan Lakukan Analisis Ekonomi Pengendalian Rabies di Kalbar

Isu tersebut akan fokus pada prioritas sustainable recovery atau pemulihan berkelanjuta, land and sea-based actions atau implementasi aksi darat dan laut serta resource mobilization atau mobilisasi sumber daya. Hal ini penting disuarakan guna mendukung perlindungan lingkungan dan adaptasi perubahan iklim.

"KKP mendukung kebijakan ekonomi biru yang mengusahakan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dan pemanfaatan ruang laut," ujar Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar dalam keterangannya, Kamis (27/1).

Dari tiga isu tersebut, terdapat tujuh isu turunan yang menjadi prioritas, yakni keanekaragaman hayati yang berkaitan dengan Post 2020 Global Biodiversity Framework, pemulihan lingkungan dari land degradation dan deforestation.

Kemudian, isu perlindungan ekosistem laut yang berkaitan dengan IUU Fishing (Illegal, Unreported and Unregulated), Marine Protected Area di Antartika, dan Osaka Blue Ocean Vision, sampah laut, efisiensi penggunaan sumber daya dan ekonomi sirkular, pendanaan berkelanjutan.

Selain dalam kerangka ECSWG, dukungan KKP untuk Presidensi G20 Indonesia 2022 dapat diperluas melalui tema payung “Blue Economy: Towards Global Recovery”. 

Ekonomi biru tersebut dapat dispesifikkan sesuai dengan program prioritas KKP di bidang pengelolaan ruang laut yaitu rehabillitasi ekosistem pesisir, mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim, serta pengelolaan kawasan konservasi dan jenis ikan.

Terdapat dua pilar di dalamnya, yakni meningkatkan kesehatan dan perlindungan ekosistem laut melalui rehabillitasi ekosistem pesisir, mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim, pengelolaan kawasan konservasi dan jenis ikan, pemberantasan IUU Fishing serta memerangi sampah laut.

"Kemudian mendukung pemulihan pasca pandemi dan ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas perikanan budidaya yang berkelanjutan, penangkapan terukur serta peningkatan mutu dan keamanan pangan," pungkas Antam.

Presidensi G20 Indonesia 2022 sudah berlangsung sejak awal Desember 2021 dan puncaknya akan berlangsung di Bali pada akhir Oktober mendatang dalam gelaran G20 Leaders' Summit. 

Presiden Joko Widodo saat pembukaan Presidensi G20 Indonesia pada 1 Desember lalu menekankan, agar presidensi Indonesia tidak sebatas seremonial. Indonesia harus mampu mendorong negara-negara G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata dan terobosan-terobosan besar. (OL-6)

Baca Juga

Ist/Kementan

Ketua KIP Apresiasi Pemanfaatan IT dalam Pengelolaan Informasi di Kementan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 08:11 WIB
Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Donny Yoesgiantoro menyambangi Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta pada Jumat...
Dok Modernland

Saat Pandemi, Modernland masih Mampu Catat Laba Rp458 M

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:10 WIB
Perseroan membukukan penjualan pemasaran Rp1,4 triliun. Segmen residensial mendominasi dengan Rp1,1 triliun, meski turun 18% ketimbang...
MI/BENNY BASTIANDY

Masuk Status Darurat, Daerah Dapat Geser Anggaran untuk Wabah PMK

👤 Indriyani Astuti 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 18:15 WIB
Untuk melakukan pergeseran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), kepala daerah dapat melakukan perubahan Peraturan Kepala Daerah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya