Jumat 03 Desember 2021, 20:40 WIB

Moduit Fasilitasi Investor Milenial untuk Berinvestasi Secara Benar

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Moduit Fasilitasi Investor Milenial untuk Berinvestasi Secara Benar

Antara/Fanny Octavianus
Sosialisasi reksa dana di pusat perbelanjaan.

 

PT Moduit Digital Indonesia (Moduit), perusahaan fintech wealth management terintegrasi membidik para anak muda mengembangkan minat untuk berinvestasi dan mengelola portofolio secara daring.

Chief Marketing Officer Moduit Stefanus Adi Utomo mengatakan dalam situasi serba terbatas, investor akan mencari cara untuk melakukan transaksi yang aman dengan memilih berinvestasi ke obligasi, reksadana, bahkan saham.

"Semua produk investasi yang ada di platform kita kurasi untuk memberikan keamanan. Moduit mengembangkan alat digital yang membantu mitra penasihatnya untuk membantu milenial berinvestasi," ujarnya saat diskusi virtual dengan Media Indonesia, Jumat (3/12).

Fitur Moduit Robo-Advisor yang menyediakan layanan penghubung antara para pengguna selaku investor dengan mitra manajer investasi, diyakini menjadi daya tarik tersendiri bagi nasabah.

Adapun, pertumbuhan nasabah Moduit terutama pada segmen advisor meningkat 124% sejak awal pandemi. Kemudian, sejak awal pandemi, rata-rata jumlah dana investasi per nasabah dari saluran business to consumer (B2C) Moduit meningkat sebanyak 4 kali lipat menjadi di atas Rp 70 juta per nasabah.

"Jumlah pengguna kami sekitar 27 ribuan. Sekitar 90% nasabah ada dari direct user yang daftar dan download sendiri. Kemudian 10% dibantu advisor. Kalau soal investasi nasabah, tahun depan kita perkirakan bisa di atas Rp3 triliun di akhir 2022," kata Stefanus.

Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhy Purwanto menilai kenaikan angka investor domestik di pasar modal dalam negeri menunjukkan adanya kepercayaan yang tinggi dalam berinvestasi.

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kepercayaan investor terhadap pasar modal dan perekonomian Indonesia terlihat dari nilai penghimpunan dana mencapai Rp273,9 triliun hingga 26 Oktober 2021. "Saat recovery ini menjadi peluang bagus dalam berinvestasi. Kami juga mementingkan edukasi sehingga nantinya tidak menimbulkan traumatik bagi pemula yang ingin berinvestasi," tutupnya. (Ins/E-1)

Baca Juga

ANTARA/Erick Yusuf

Bersih-bersih BUMN, Erick Thohir: Ini Bukan Arogansi

👤Widhoroso 🕔Jumat 21 Januari 2022, 21:22 WIB
MENTERI BUMN Erick Thohir mengatakan program 'bersih-bersih' di lingkungan Kementerian BUMN jangan disalahartikan sebagai suatu...
DOK IST

Puluhan Kios Semi Permanen di Plaza Kuliner Direnovasi

👤Gana Buana 🕔Jumat 21 Januari 2022, 19:00 WIB
Bagian dari program...
Antara

Naikkan Gaji SP Pertamina, Direksi Dinilai Selamatkan Kepentingan Publik

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 18:34 WIB
Sebelumnya, FSBB sempat mengancam menggelar aksi mogok kerja karena menuntut kenaikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya