Jumat 26 November 2021, 11:05 WIB

Ratusan Perempuan di Jakarta Dapat Pelatihan IKM

Gana Buana | Ekonomi
Ratusan Perempuan di Jakarta Dapat Pelatihan IKM

DOK IST
Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DKI Jakarta, Endah Ansoroeddin.

 

RATUSAN perempuan yang berdomisili di DKI Jakarta mendapatkan pelatihan Industri Kecil Menengah (IKM), Jumat (26/11). Selain mendapatkan pelatihan, mereka juga mendapatkan pendampingan serta permodalan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang Indonesia (KADIN) DKI Jakarta bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DKI Jakarta beserta Komunitas Perempuan Bekerja dan Bersinar (PIJAR) itu akan memberikan pelatihan memasak yang dipandu langsung oleh Chef dari MAriza Foods secara daring.

"UMKM merupakan ujung tombak dalam perekonomian yang sebagian besar pelaku usaha tersebut adalah kaum perempuan. Untuk itu pelatihan dilakukan dengan pendampingan dan pemberian modal agar pelatihan ini berkelanjutan," kata Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DKI Jakarta, Endah Ansoroeddin dalam siaran tertulisnya, Jumat (26/11).

Wakil Ketua KADIN DKI Jakarta bidang perindustrian Rainer Tobing menyebut, kegiatan pelatihan UMKM yang diselenggarakan bersama dengan komunitas PIJAR ini telah berlangsung sejak 2020 dan akan terus dilakukan secara berkesinambungan.

"lebih dari 400 binaan IKM KADIN DKI Jakarta telah mengikuti pelatihan ini," ujarnya.

Baca juga: Tingkatkan TKDN, United Bike Gandeng IKM Alat Angkut

Sementara itu, founder komunitas PIJAR (Perempuan Indonesia Bekerja dan Bersinar), Regina Vianney Ayudya sangat mendukung program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan industri kecil menengah ini agar tanggap dan mandiri secara finansial.

"Semakin banyak pihak yang terlibat dalam menumbuhkan industri kecil dan menengah terutama untuk kaum perempuan, maka akan semakin baik untuk menumbuhkan perekonomian kita,sehingga kaum perempuan mendapatkan penghasilan melalui industri rumahan namun tetap bertanggung jawab terhadap keluarga" kata Regina.

Jezzie Setiawan, selaku founder Gandeng Tangan pun menyatakan bersedia memberikan bantuan permodalan untuk usaha mikro sehingga dampak dari pelatihan ini dapat terasa bagi masyarakat luas.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM pada 2014-2018 tercatat sebanyak 99% dari total unit usaha ekonomi adalah UMKM dengan 50% di antaranya dikelola atau dimiliki oleh perempuan.

Berdasarkan Sensus Ekonomi 2016 tercatat perempuan yang bekerja di sektor ekonomi kreatif sebanyak 9,4 juta dengan perbandingan perempuan 55% dan laki-laki 45%. Perempuan banyak bergerak pada 3 sektor yakni fashion, kuliner, dan kriya.

Pandemi COVID-19 telah memberi pukulan cukup berat pada perekonomian termasuk bagi sektor UMKM. Survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terhadap UMKM menunjukkan bahwa 94% usaha mengalami penurunan penjualan, bahkan lebih dari 40% UMKM dari berbagai kelas usaha mengalami penurunan penjualan lebih dari 75%. (Gan)

Baca Juga

Ant/ndrianto Eko Suwarso

Apindo Minta Perbaikan UU Cipta Kerja Secepatnya Demi Kebaikan Bersama

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 01 Desember 2021, 07:40 WIB
PEMERINTAH dan DPR diminta menyelesaikan perbaikan Undang Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja sesegera...
dok.Ant

Emas Turun 8,7 dolar Usai Powell beri Pernyataan "hawkish"

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 01 Desember 2021, 07:05 WIB
HARGA Emas mengalami penurunan harga cepat pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (1/12), investor terpaku kepada pernyataan yang...
MI/Dwi Apriani

Harga Minyak Jatuh Diterpa Keraguan Kemanjuran Vaksin Covid-19

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 01 Desember 2021, 06:30 WIB
HARGA minyak jatuh pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (1/12) setelah Kepala Moderna meragukan kemanjuran vaksin COVID-19...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya