Minggu 31 Oktober 2021, 19:55 WIB

Konsolidasi Industri Telekomunikasi Untungkan Konsumen

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Konsolidasi Industri Telekomunikasi Untungkan Konsumen

MI/Dwi Apriani.
Ilustrasi.

 

TREN konsolidasi sedang terjadi di perusahaan telekomunikasi Tanah Air. Tidak hanya Indosat dan Tri yang sudah secara resmi mengumumkan merger, operator lain yaitu XL Axiata dan Smartfren juga dikabarkan akan melakukan hal yang sama.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan, konsolidasi di industri telekomunikasi merupakan keniscayaan sesuai dengan tuntutan perkembangan di industri saat ini. Para pelaku industri telekomunikasi memperbesar jangkauan pasar dengan melakukan konsolidasi.

"Industri teknologi informasi ini kan termasuk padat modal. Mereka membutuhkan kemampuan keuangan yang cukup untuk merebut pasar. Semakin besar modal yang dimiliki, mereka bisa merebut pasar yang besar dan itu akan menjadi modal mereka untuk mengembangkan bisnis telekomunikasi mereka. Saya kira itu kewajaran yang akan terus berlangsung ke depan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (31/10).

Konsolidasi itu, tambah Piter, tentu tidak hanya memberikan manfaat secara korporasi. Lebih dari itu, konsumen atau pelanggan pun akan mendapatkan dampak positif. "Karena dengan penggabungan, mereka akan bisa meningkatkan efisiensi, mereka bisa mengembangkan research and development, dan meningkatkan pelayanan," ujarnya.

Konsolidasi perusahaan telekomunikasi akan membuat pemain atau operator berkurang. Meski persaingan menjadi berkurang, menurut Piter, kartel atau kongkalikong di antara para pemain ini sulit dilakukan. Soalnya, pemerintah memiliki perusahaan telekomunikasi milik negara di industri ini.

"Pemerintah punya kartu truf yang kuat karena memiliki BUMN di sektor telekomunikasi. Menurut saya, selama ada BUMN tidak ada masalah, terutama jika ada kesepakatan bisnis kongkalikong tersebut," ujarnya.

Pemerintah Indonesia telah mendorong konsolidasi di industri telekomunikasi sejak beberapa tahun lalu. Karena itu, saat Indosat dan Tri mengumumkan merger, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika pun menyambut proses merger tersebut dengan positif.

Baca juga: Merger Indosat-H3I Harus Jaga Kesetaraan  dan Kesehatan Industri Telekomunikasi

“Kami menyambut baik konsolidasi industri telekomunikasi secara khusus telekomunikasi seluler. Ini suatu terobosan yang baik untuk efisiensi industri telekomunikasi serta percepatan transformasi digital Indonesia," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate beberapa waktu lalu. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/SIGID KURNIAWAN

Mentan Resmikan Pertemuan Kelompok Kerja Bidang Pertanian G20

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 27 Januari 2022, 21:10 WIB
"Ketahanan pangan serta mengatasi kelaparan dan kemiskinan tentu menjadi isu sentral yang harus dicapai oleh seluruh kelompok kerja...
MI/PERMANA

Forum B20 Diharapkan Jadi Lompatan Keluar Dari Krisis Global

👤Akmal Fauzi 🕔Kamis 27 Januari 2022, 21:05 WIB
B20 merupakan forum pemimpin bisnis yang menyumbang 80% dari PDB dunia. B20 Indonesia menyambut 2.000 anggota di mana 37% di antaranya...
MI/Susanto.

Bank Indonesia dan The People's Bank of China Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 27 Januari 2022, 20:48 WIB
Perjanjian kerja sama BCSA Bank Indonesia dan The People's Bank of China pertama kali ditandatangani pada Maret...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya