Minggu 24 Oktober 2021, 10:29 WIB

Bahlil: Taiwan akan Investasi Kendaraan dan Skuter Listrik di Indonesia

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Bahlil: Taiwan akan Investasi Kendaraan dan Skuter Listrik di Indonesia

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

 

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan, produsen elektronik multinasional asal Taiwan, Foxconn, menaruh minat besar terhadap investasi industri baterai dan kendaraan listrik di Tanah Air.

Hal ini usai Bahlil bertemu dengan Chairman Hon Hai Precision Industry atau Foxconn Young Liu di Taipei, Taiwan pada Jumat siang (22/10), sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya secara virtual pada Agustus lalu terkait rencana investasi tersebut.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo, kami menanti kerja sama Foxconn di Indonesia karena sejalan dengan visi besar dalam melakukan transformasi ekonomi untuk menciptakan nilai tambah," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (24/10).

Pemerintah Indonesia, diakui Bahlil akan berkomitmen untuk investasi kendaraan listrik. Kementerian Investasi pun menjanjikan akan mengawal rencana kerja sama dengan Foxconn, yakni memastikan seluruh perizinan dan insentif usaha berjalan lancar.

Menanggapi hal tersebut, Chairman Foxconn Young Liu menjelaskan bahwa Foxconn berencana membangun industri baterai listrik dan kendaraan listrik secara menyeluruh di Indonesia. Kendaraan listrik yang akan dikembangkan adalah roda empat dan roda dua.

“Kami sangat antusias. Indonesia adalah negara dengan potensi yang luar biasa. Saya yakin ke depan akan ada mobil listrik yang dibuat di Indonesia dengan desain sesuai minat masyarakat Indonesia. Kami akan segera menindaklanjuti pertemuan ini dengan diskusi dan survei teknis,” ucap Liu.

Dia juga menyatakan komitmennya untuk melibatkan perusahaan lokal dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam investasi Foxconn. Hal ini sesuai dengan model bisnis Build, Operate, Localize (BOL) yang diterapkan oleh Foxconn sekarang.

“Kami tidak hanya akan merakit, tetapi kami ingin membangun keseluruhan industri untuk Indonesia di Indonesia,” ungkapnya.

Selain mobil listrik, ada rencana kerja sama untuk menghadirkan skuter listrik roda dua di Tanah Air. Foxconn pun menggandeng produsen skuter listrik asal Taiwan, Gogoro, yang dianggap telah berpengalaman dalam mengembangkan produk tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, CEO Gogoro Horace Luke meyakini bahwa mobilitas menggunakan kendaraan listrik adalah sebuah hal yang tak terhindarkan saat ini.

Dalam penyediaan infrastruktur sistem pertukaran baterai di Taiwan dan kendaraan listrik roda dua, Gogoro memastikan akan turut bekerja sama dalam melengkapi rencana investasi Foxconn.

“Kami melihat Indonesia adalah tempat yang tepat untuk kami mengembangkan skuter listrik. Pengisian energi untuk skuter listrik kami bukan menggunakan teknologi charging, melainkan pertukaran baterai (battery swap). Kami menilai ini sangat tepat untuk digunakan di Indonesia,” jelas Horace.

Didirikan pada 1974, Hon Hai Precision Industry (Foxconn) adalah perusahaan kontrak manufaktur terutama komponen dan produk elektronik. Berpusat di New Taipei City, Taiwan, perusahaan ini juga telah beroperasi di negara-negara lain seperti Brasil, India, Jepang, Meksiko, dan beberapa negara di Eropa.

Foxconn juga memproduksi untuk berbagai merek terkemuka global lainnya seperti Google, Hewlett-Packard (HP), Intel, Dell, Amazon, Nintendo, Sony, dan Xiaomi.

Sementara itu Gogoro Inc. didirikan oleh Horace Luke pada tahun 2011 adalah perusahaan teknologi yang mengembangkan skuter listrik pintar roda dua (smart scooter) berikut ekosistem infrastruktur pertukaran baterai di Taiwan.

Berdasarkan data yang ada pada Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) asal Taiwan pada periode Semester I (Januari-Juni) 2021 tercatat sebesar US$ 213,5 miliar dan menempati peringkat ke-11 di antara negara lainnya. Investasi asal Taiwan tumbuh 91% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020. (Ins/OL-09)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani

Ekspor Cangkang Sawit RI ke Jepang Capai Rp172 Miliar Per Tahun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 November 2021, 16:11 WIB
Pasokan cangkang sawit di Indonesia berasal dari Jambi, Riau, Sumatra Barat, Kalimatan Tengah, dan Sumatra...
DOK KEMENTAN

ODICOFF Belanda : Kementan Catat Kontrak Dagang Pertanian hingga Rp208,08 Miliar

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 16:05 WIB
Tampak antusiame peserta dalam pertemuan terbatas tersebut yang juga dapat disaksikan via zoom...
Antara

Presidensi G20 Ajang RI Perkuat Pengaruh di Kancah Global

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 November 2021, 16:00 WIB
KTT G20 juga menjadi ajang pengenalan budaya Nusantara kepada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya