Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Ekonomi-ekonomi terbesar dunia perlu berbuat lebih banyak untuk memastikan peringkat dan investasi terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola efektif dalam transisi ke ekonomi rendah karbon, sebuah laporan dari OECD pada Senin (4/10) mengatakan.
Diluncurkan menjelang pertemuan G20 pada Oktober, laporan itu mengatakan meski dorongan untuk berinvestasi menggunakan kriteria lingkungan, sosial, tata kelola atau ESG (Environmental, Social, and Corporate Governance) dapat membantu tujuan iklim internasional, “tantangan besar” perlu diatasi.
Secara khusus, laporan tersebut menyoroti berbagai macam pendekatan untuk menilai isu-isu ESG, data yang tidak konsisten dan kurangnya komparabilitas antara metodologi penilaian ESG.
“Dinamika dan tantangan persaingan yang terkait dengan peringkat dan investasi ESG ini dapat membahayakan integritas pasar, mengikis kepercayaan investor, dan menutupi sejauh mana dampak keputusan investasi terkait lingkungan dan iklim,” kata laporan itu.
“Pada akhirnya, tantangan dapat membatasi kecepatan dan skala alokasi modal yang diperlukan untuk mencapai kemajuan nyata guna mendukung nilai jangka panjang dan transisi ke ekonomi-ekonomi rendah karbon.”
Laporan tersebut mengikuti pembukaan konsultasi oleh Organisasi Internasional Komisi Sekuritas (IOSC) tentang peringkat ESG pada Juli dan datang menjelang putaran pembicaraan iklim global berikutnya pada November.
OECD meminta pemerintah untuk memastikan transparansi global, komparabilitas dan kualitas metrik ESG inti.
Khususnya pada peringkat lingkungan, laporan tersebut mengatakan bahwa penyedia peringkat tampaknya kurang memberi bobot pada dampak lingkungan negatif dan lebih pada pengungkapan kebijakan dan target perusahaan, dengan sedikit penilaian terhadap dampaknya.
Dengan penyedia peringkat yang sering menggunakan skor sub-kategori dalam jumlah besar, OECD menyerukan kejelasan yang lebih besar atas arti skor tersebut, untuk membantu investor dengan lebih baik.
Investor juga terhambat oleh masalah termasuk data "tidak memadai" pada jalur nol bersih, kurangnya kejelasan kebijakan mengenai harga karbon dan dukungan untuk energi terbarukan dan kurangnya produk dan alat pengukuran untuk memungkinkan investor menyelaraskan portofolio dengan tujuan iklim tertentu.
“Secara keseluruhan, kerja sama internasional yang lebih besar diperlukan untuk memastikan bahwa ESG dan praktik terkait transisi iklim berkembang dengan cara yang memperbaiki fragmentasi pasar saat ini, dan memperkuat kepercayaan investor dan integritas pasar.” (Ant/OL-12)
AGENDA puncak G20 yang akan digelar di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22-23 November mendatang akan dibagi menjadi tiga sesi utama.
Ramaphosa mengatakan tahun ini Afrika Selatan mendapat kehormatan memegang presidensi G20.
Film G20 yang dibintangi oleh Viola Davis akan tayang di Prime Video pada 10 April.
DEKLARASI bersama para pemimpin Kelompok 20 (G20) pada pertemuan puncak tahunan mereka dinilai tidak memenuhi harapan dan mengecewakan.
DALAM KTT G20 ke-19 yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, para pemimpin dari 20 negara ekonomi teratas dunia menyerukan empat tema besar.
Biden secara khusus menyoroti perlunya para pemimpin dunia untuk mengumpulkan modal swasta guna menghadapi tantangan.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini menegaskan bahwa upaya penurunan emisi gas rumah kaca dapat dimulai dari langkah yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved