Jumat 24 September 2021, 13:57 WIB

Perdana, Ekspor Gurita Aceh ke Jepang Senilai Rp885 Juta

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Perdana, Ekspor Gurita Aceh ke Jepang Senilai Rp885 Juta

Antara/Irwansyah Putra.
Warga menjemur gurita hasil tangkapan nelayan untuk diolah menjadi asinan di Lhok Seudu, Aceh Besar, Aceh.

 

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melepas ekspor 10.260 kilogram/kg gurita beku asal Pulau Simeuleu, Aceh, menembus pasar Jepang. Ekspor komoditas ini merupakan yang pertama dari Simeuleu.

"Hari ini kami laporkan bahwa kami akan melepas ekspor pertama kali dalam sejarah BKIPM Aceh yaitu ekspor produk perikanan gurita beku," kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina, dalam keterangannya saat pelepasan ekspor di Bumi Serambi Mekkah, Jumat (24/9).

Rina menambahkan, keberhasilan ekspor senilai Rp885 juta itu berkat sinergitas dari berbagai pihak. Sinergi itu dimulai dari Perum Perindo yang bertindak sebagai Unit Pengolah Ikan (UPI) yang menggunakan internal cold storage (ICS) yang dibangun KKP.

Selanjutnya, terdapat penerbitan sertifikat kelayakan pengolahan (SKP) oleh Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) dan penerbitan hazard analysis critical control point (HACCP) oleh BKIPM. "Kami di ujung (proses) untuk mendapatkan sertifikat HACCP sehingga produk perikanan Simeulue dapat diterima pasar Jepang," terangnya.

Bupati Simeulue, Erly Hasyim, berharap ekspor perdana dari Simeulue ke Negeri Sakura ini bisa menjadi momentum kebangkitan sektor kelautan dan perikanan di wilayahnya. Dia menegaskan jajarannya berkomitmen menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai penopang ekonomi andalan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Upaya Kementan Menjaga Stabilitas Ayam Ras Petelur

"Peningkatan volume dan nilai produksi perikanan Simeulue terus digenjot melalui bantuan sarana dan prasarana perikanan sehingga komoditas unggulan perikanan Simeulue mampu memenuhi pasar lokal dan dapat bersaing global," tandasnya. (OL-14)

Baca Juga

mediaindonesia.com

Rupiah Diperkirakan Bakal Terkoreksi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 10:13 WIB
Perlu diwaspadai risiko terkait krisis energi, serta permasalahan ekonomi di AS dan...
MI/Agung W

Investor Masih Menanti Hasil RDG BI

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 10:10 WIB
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) perdagangan Selasa (19/10) dibuka pada level 6.665,72. Indeks masih akan menguat...
Ant/Dhemas Reviyanto

Dolar Turun Tipis Terpengaruh Info Data Produksi Pabrik AS

👤Muhamad Fauzi 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 06:21 WIB
KURS Dolar sedikit melemah pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (19/10), setelah data menunjukkan produksi di pabrik-pabrik AS...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya