Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2021 tercatat tumbuh positif. Posisi M2 pada Agustus 2021 sebesar Rp7.198,9 triliun, atau tumbuh sebesar 6,9% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya (8,9%, yoy).
Perlambatan terjadi pada komponen M1 dan uang kuasi. Uang kuasi pada Agustus 2021 tercatat sebesar Rp5.239,8 triliun dengan pangsa 72,8%, terhadap M2, tumbuh melambat dari 6,8% (yoy) pada Juli 2021 menjadi 5,9% (yoy).
"Perlambatan terjadi pada sebagian besar instrumen uang kuasi yakni tabungan dan simpanan berjangka. Sementara itu, komponen M1 pada Agustus 2021 tercatat tumbuh sebesar 9,8% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya (14,9%, yoy), terutama dipengaruhi oleh perlambatan kartal dan giro rupiah," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, Rabu (22/9).
Kartal di luar sistem moneter (currency — outside banks) pada Agustus 2021 tercatat sebesar Rp750,7 triliun, atau tumbuh 12,6% (yoy), melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 13,6% (yoy). Giro rupiah masyarakat pada Agustus 2021 tumbuh 8,1% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya (15,7%, yoy).
Sementara itu, dana float (saldo) uang elektronik tumbuh 17,4% (yoy), melambat dibandingkan bulan sebelumnya 25,5% (yoy). Dana float pada Agustus 2021 tercatat Rp7,8 triliun, dengan pangsa 0,2% terhadap M1.
Baca juga : Emas Naik lagi 14,4 dolar Imbas Kasus Evergrande
Surat berharga selain saham tercatat tumbuh positif 5,8% (yoy), berbalik arah dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh negatif (-9,1%, yoy), terutama didorong oleh peningkatan kepemilikan lembaga keuangan non bank atas surat berharga yang diterbitkan bank dan bank sentral, baik dalam rupiah dan valas.
Berdasarkan faktor yang mempengaruhi, perlambatan M2 pada Agustus 2021 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada pemerintah pusat (Pempus). Tagihan bersih kepada Pempus melambat, dari 38,7% (yoy) menjadi 21,1% (yoy) pada Agustus 2021.
Perlambatan disebabkan oleh peningkatan kewajiban sistem moneter kepada Pempus berupa simpanan dalam rupiah. Di sisi lain, aktiva luar negeri bersih dan penyaluran kredit menjadi faktor penahan laju perlambatan M2.
Aktiva luar negeri bersih pada Agustus 2021 tumbuh 6% (yoy), meningkat dibandingkan Juli 2021 (4,3%, yoy), disebabkan oleh peningkatan tagihan sistem moneter kepada bukan penduduk, terutama berupa kepemilikan surat berharga dan Hak Penarikan Khusus atau Special Drawing Rights (OL-2).
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
Kasus tersebut telah dimonitor oleh Polsek Setu bersama Polres Metro Bekasi untuk menindaklanjuti informasi temuan potongan kertas.
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
POLISI mengamankan total 21 karung diduga berisi uang kertas rupiah dengan kondisi sudah dicacah-cacah dari sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Bekasi
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyoroti tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang dipicu ketidakpastian pasar keuangan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved