Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah saat ini memiliki tantangan yang sangat besar dalam mengadapi dampak pandemi covid-19. Salah satu tantangan terbesar itu antara lain mengkombinasikan rebound dan recovery terhadap perekonomian.
“Salah satu tantangan kita tahun ini adalah kita harus bisa mengkombinasikan antara rebound dan recovery,” ungkapnya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI, Senin (30/8).
Sri Mulyani merinci, rebound dalam artian ekonomi mampu tumbuh tinggi karena pencapaian yang rendah pada kuartal sebelumnya. Hal ini dapat terlihat dari ekonomi pada kuartal II 2021 berhasil melambung tinggi hingga 7,07% (yoy) karena salah satu faktornya adalah pada kuartal II 2020 lalu mengalami kontraksi minus 5,32% (yoy).
Sementara untuk menciptakan ekonomi berkualitas, menurutnya Indonesia harus mampu rebound sekaligus recovery dalam artian motor penggerak perekonomian harus pulih dan lebih baik.
“Rebound bisa saja hanya karena basenya rendah tapi tidak menjadi translate recovery. Orang bisa rebound tanpa recovery hanya karena pick up base-nya rendah,” ujar Sri Mulyani.
Oleh sebab itu, ia menegaskan kombinasi ini harus diwujudkan mengingat kebijakan PPKM juga telah menyebabkan hampir seluruh aspek pendukung perekonomian lumpuh kembali setelah sempat mengalami perbaikan.
Baca juga : BI Paparkan 2 Risiko yang bisa Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Global
“Kuartal III 2021 kita mengalami koreksi dari berbagai indikator. Kita berharap mungkin September masih bisa mengejar karena Juli kita mengalami PPKM seluruh bulan dan Agustus sampai dua minggu,” tuturnya.
Ia pun berharap kebijakan PPKM yang mulai diturunkan levelnya terutama untuk Jawa dan Bali dari level 4 menjadi level 3 dapat secara perlahan menormalkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat.
Untuk keseluruhan tahun, Sri Mulyani mengatakan outlook perekonomian nasional berada di kisaran 3,7% sampai 4,5% dengan catatan kuartal III terutama September mampu lebih recovery dan tumbuh normal kembali.
Jika dilihat dari komponen agregat demand, konsumsi Indonesia diperkirakan hanya akan tumbuh 2,2% sampai 2,8% karena pada kuartal II 2021 melonjak namun kuartal IV tertekan akibat PPKM.
“Kuartal IV nanti kalau Natal dan Tahun Baru biasanya cukup meningkat lagi dan seasonal. Jika covid-19 tidak mengancam kita bisa dapat full capitalizing atau memanfatkan momentum kuartal IV,” pungkas Sri Mulyani. (OL-2)
Komisi Pencari Fakta mengungkap adanya massa suruhan terorganisir di balik penjarahan rumah anggota DPR dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam kerusuhan Agustus 2025.
Sri Mulyani dikenal luas sebagai salah satu Menteri Keuangan terbaik Indonesia dengan masa jabatan terlama, sekaligus sosok perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Purbaya sudah membuka penyelewengan. Kini, menjadi tugas penegak hukum menindaklanjuti. Maukah mereka?
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved