Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Senin atau Selasa WIB (3/8) karena dolar AS melemah.
Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik 5 dolar AS, atau 0,28 persen, menjadi ditutup pada 1,822,2 dolar AS per ounce.
Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury ) mendukung emas.
Data ekonomi yang dirilis pada Senin juga mendukung emas. Institute for Supply Management (ISM) melaporkan indeks manufaktur turun 1,1 poin persentase dari Juni menjadi 59,5 persen pada Juli.
Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pengeluaran konstruksi AS naik 0,1 persen pada bulan Juni.
Perak untuk pengiriman September naik 2,8 sen, atau 0,11 persen, menjadi ditutup pada 25,575 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 7,9 dolar, atau 0,75 persen, menjadi ditutup pada 1,056,3 dolar per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Gerakan Vaksinasi Muhammadiyah Jadi Perekat Lintas Agama di Sikka
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved