Jumat 16 Juli 2021, 15:50 WIB

Diamond Citra Propertindo Gelar Rights Issue Lewat 14,35 miliar Saham Baru

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Diamond Citra Propertindo Gelar Rights Issue Lewat 14,35 miliar Saham Baru

Dok. Diamond Citra Propertindo
Salah satu proyek Diamond Citra Propertindo

 

PENGEMBANG properti PT Diamond Citra Propertindo (DADA), dalam waktu dekat akan melakukan penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Hal itu dilakukan guna memperkuat modal perseroan dalam melakukan pengembangan bisnisnya. Diamond Citra Propertindo akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 14,35 miliar saham pada Penawaran Umum Terbatas I, dengan nilai nominal yang ditetapkan sebesar Rp20. 

Penerbitan saham itu diperuntukkan bagi setiap pemegang satu Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada 14 Oktober 2021 pukul 16.00 WIB, bisa mendapatkan dua HMETD. 

Adapun pada 5 Maret 2021, PT Karya Permata Inovasi Indonesia selaku pemegang saham utama dan pengendali, serta Tjandra Tjokrodiponto yang juga pemegang saham Diamond Citra Propertindo telah menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD yang dimilikinya. Keduanya juga tidak akan mengalihkan HMETD kepada pihak lain. 

Apabila seluruh pemegang saham Diamond Citra Propertindo tidak melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dalam PUT I ini, maka Universal Headway System Pte Ltd, Global Modern Investasia Pte Ltd, dan Asian Growth Company Pte Ltd selaku pembeli siaga rights issue akan menyerap saham-saham tersebut. 

Ketiganya akan membeli secara non-tunai (inbreng) sisa saham yang diterbitkan melalui pelaksanaan HMETD. Adapun masing-masing akan menyerap 3 miliar saham yang memiliki harga penawaran Rp50 per saham. 

Inbreng tersebut dilakukan atas 99,99% saham milik Universal Headway, Global Modern, dan Asian Growth di PT Diamond Citra Propertindo senilai Rp450 miliar. 

Baca juga : Media Group dan PT Telkom Jalin Kerja Sama Digital

Setelah penyetoran dengan cara inbreng, DADA akan memiliki 99,99% atau setara 11.812 saham Diamond Citra Propertindo senilai Rp450 miliar. 

Dengan demikian, melalui aksi rights issue ini DADA akan menggunakan sekitar 62,7% dana untuk mengakuisisi 99,99% atau setara 11.812 saham Diamond Citra Propertindo yang dimiliki oleh Universal Headway, Global Modern, dan Asian Growth. 

"Melalui right issues ini akan memperkuat struktur permodalan perseroan,” papar Bayu Setiawan, Managing Directoe Diamond Citra Propertindo. dalam keterangan pers. 

Dengan demikian, lanjutnya, perusahaan dapat melakukan investasi dan pengembangan usaha di bidang properti. Selain itu dengan jumlah saham beredar, tentunya akan bisa meningkatkan likuiditas saham perseroan. 

Bersamaan dengan PUT I, DADA juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 897,12 juta Waran Seri II atau setara dengan 12,56% dari modal ditempatkan dan disetor. Setiap 16 saham hasil pelaksanaan HMETD itu melekat satu Waran Seri II. 

Waran Seri II adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp20. Adapun setiap pemegang satu waran berhak membeli satu saham DADA dengan harga pelaksanaan Rp300. Sehingga, seluruh dana terkumpul akan berjumlah sebesar-besarnya Rp269,14 miliar. Dana tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk biaya operasional dan pengembangan bisnis perseroan. 

“kita akan melaksanakan rights issue dalam rentang 12 bulan sejak persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 18 Agustus 2021 mendatang,” tutup Bayu. (RO/OL-7) 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Gara-gara Pandemi Covid-19, Diperkirakan 30 Juta UMKM Bangkrut

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:50 WIB
Berdasarkan survei Bank Indonesia pada Maret 2021, sebanyak 87,5% UMKM terdampak akibat pandemi dan 93,3% pelaku usaha sektor tersebut...
dok kemenhub

Penerapan Ganjil-Genap Cegah Kepadatan di Kawasan Wisata

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:22 WIB
Menhub akan segera mengeluarkan  Peraturan Menhub terkait kebijakan ganjil-genap di kawasan...
Antara

Belasan Ribu Produk RI Bisa Diekspor ke Korsel dengan Tarif 0%

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:09 WIB
Beberapa produk Indonesia yang berpotensi mengalami kenaikan ekspor ke Korea Selatan, yaitu sepeda, sepeda motor, olahan ikan, kaos...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya