Senin 05 Juli 2021, 17:52 WIB

Kucurkan Rp1,4 Triliun, Hyundai Motor Akuisisi Start-up Baterai Lithium

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Kucurkan Rp1,4 Triliun, Hyundai Motor Akuisisi Start-up Baterai Lithium

AFP/Jung Yeon-je.
Logi Hyundai.

 

PERUSAHAAN otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, menginvestasikan sekitar US$100 juta atau senilai Rp1,4 triliun untuk membeli saham start-up baterai logam lithium beranama SolidEnergy, lapor media setempat pada Minggu (4/7).

"Kami telah berinvestasi di berbagai perusahaan yang terkait dengan elektrifikasi. Investasi kami di SolidEnergy adalah bagian dari itu," kata seorang pejabat di Hyundai Motor.

Didirikan pada 2012, SolidEnergy Systems (SES) mengembangkan baterai logam lithium bebas anoda. Pemegang saham SES termasuk General Motors Company SK Inc, ialah Tianqi Lithium Corp, menurut situs web perusahaan.

Pada April, Hyundai menyatakan telah mengembangkan baterai solid-state dan berencana memproduksi secara massal kendaraan listrik (EV) dengan menggunakan baterai itu pada 2030. Hyundai saat ini mendapatkan sumber baterai untuk kendaraan listriknya dari perusahaan SK Innovation Co Ltd dan LG Energy Solution yang dimiliki sepenuhnya oleh LG Chem Ltd.

 

Pada Maret, General Motors mengumumkan kemitraan dengan SES untuk meningkatkan pengembangan baterainya. Ini memungkinkan peningkatan jangkauan mengemudi kendaraan listrik. (Channel News Asia/OL-14)

Baca Juga

Dok. INPP

INPP Gandeng Cornerstone dan Cushman & Wakefield Dalam Pengembangan Antasari Place 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:08 WIB
"“Sejak awal kami perlu memastikan pemenuhan hak konsumen untuk mendapatkan layanan yang berkualitas untuk calon...
Dok. Blibli

CEO Blibli Kusumo Martanto Raih Penghargaan Marketing Champion Marketeer Of The Year 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:05 WIB
Pengakuan itu dinilai dewan juri dari keberhasilan Kusumo menavigasi Blibli lewat gebrakan bisnis dan inovasi pemasaran yang memberikan...
Antara

Ekspor Produk Perikanan Naik 6,6% di 2021, Tembus Rp65,4 Triliun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 08 Desember 2021, 23:00 WIB
Negara tujuan ekspor utama adalah Amerika Serikat (45%), Tiongkok (15%), Jepang (11%), ASEAN (9%), dan Uni Eropa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya