Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) atau BSI membuka layanan rekening secara daring (online). Melalui pengembangan aplikasi BSI Mobile yakni fitur terbaru Know Your Customer-Biometric, BSI menargetkan pembukaan rekening daring sebanyak 1 juta nasabah.
Dengan fitur tersebut, calon nasabah BSI dapat membuka rekening tabungan secara daring (digital onboarding) dengan cepat dan mudah.
Adanya fitur biometrik, waktu yang dibutuhkan untuk pembukaan rekening dikatakan lebih singkat, yakni kurang dari 5 menit hingga proses terbentuknya nomor rekening online.
Baca juga: Digital Banking Bank BJB Tumbuh Berlipat di Tengah Pandemi Covid-19
“Kami akan terus meningkatkan customer experience dari calon nasabah dan nasabah BSI, melalui kanal-kanal digital yang dihadirkan," kata Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi dalam keterangannya, Kamis (24/6).
Hery menuturkan, adanya fitur baru itu guna menyasar kaum milenial agar dapat membuka rekening secara daring.
BSI, ucapnya, akan terus menawarkan layanan bagi masyarakat dalam bertransaksi sesuai prinsip Syariah.
“Kami akan terus menyasar milenial dan generasi Z, melalui produk-produk layanan digital. Kami juga berkomitmen akan mewakafkan diri untuk terus melakukan literasi syariah melalui bank syariah," tuturnya.
Fitur Biometrik menjadi salah satu verifikator pembukaan rekening online melalui verifikasi foto wajah yang terintegrasi dengan data kependudukan dari Disdukcapil.
Fitur ini memungkinkan calon nasabah tidak perlu videocall, saat tahap verifikasi data diri pada proses pembukaan rekening secara daring.
Dengan teknologi ini, calon nasabah BSI tidak perlu antre atau datang ke kantor cabang BSI. Inovasi ini bisa lebih efisien di tengah lonjakan kasus covid-19 di Tanah Air.
“Tentunya dari sisi keamanan, privacy, dan legalitas sudah disetujui dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” tutur Hery.
Saat ini, animo masyarakat terhadap layanan keuangan BSI diklaim meningkat. Jumlah pembukaan rekening daring, per awal Juni 2021, mencapai lebih dari 400 ribu number of account (NoA) dengan rata-rata 2.000 pembukaan rekening daring yang terdata setiap harinya.
Hingga awal Juni 2021, jumlah pengguna BSI Mobile mencapai lebih dari 2 juta user dan transaksi BSI Mobile meningkat signifikan sebesar 73,78% secara tahunan (YoY). Targetnya, pembukaan rekening online melalui BSI Mobile meningkat menjadi sebanyak 3.000 NoA per hari.
BSI sebelumnya juga menghadirkan fitur-fitur lainnya di aplikasi BSI Mobile, seperti fitur Paylater dan mitraguna (produk pembiayaan berbasis payroll) daring.
Selain itu, BSI Mobile memungkinkan nasabah untuk bertransaksi menabung emas, gadai emas, membayar ZISWAF, dan membeli hewan kurban. Bahkan, pengguna BSI Mobile dapat mengecek waktu sholat dan lokasi masjid terdekat. (OL-1)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menggenjot pengembangan layanan bullion bank atau bank emas dengan memaksimalkan pemanfaatan super apps BYOND by BSI.
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini ditinjau langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (1/1). Dalam kesempatan tersebut
BSI menyatakan seluruh layanan dan jaringan kantor cabang di Aceh telah kembali beroperasi. Ini menandai selesainya proses normalisasi layanan perbankan BSI di wilayah yang terdampak bencana.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi berstatus badan usaha milik negara (BUMN) setelah negara memiliki Saham Seri A Dwiwarna. Keputusan ditetapkan dalam RUPSLB 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved