Rabu 23 Juni 2021, 16:02 WIB

Menteri PPN: Rasio Utang Indonesia Lampaui Standar IMF, Negara Lain Serupa

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Menteri PPN: Rasio Utang Indonesia Lampaui Standar IMF, Negara Lain Serupa

Antara/Sigid Kurniawan.
Ilustrasi.

 

MENTERI PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menuturkan pengelolaan utang pemerintah dari tahun ke tahun tetap terjaga. Ia mengaku saat ini rasio utang terhadap penerimaan telah melebihi batas ketentuan IMF (International Monetary Fund) maupun IDR (International Debt Relief).

Namun, menurutnya, hal itu tidak hanya terjadi di Indonesia. Negara-negara lain juga dikatakan tidak mampu memenuhi batas ideal yang ditentukan.

"Pengelolaan utang kita dari tahun ke tahun tetap terjaga. Meskipun ada rasio-rasio yang harus dipenuhi misalnya dari IDR, IMF, World Bank, dan lainnya, tapi kami juga melihat negara lain juga tidak ada yang bisa memenuhi standar atau memenuhi batas ideal," ungkapnya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (23/6).

Lebih lanjut, Suharso menambahkan bahwa rasio utang pemerintah terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) saat ini mencapai 39,4%. Angka ini dikatakan masih di bawah ketentuan Undang-Undang Keuangan Negara dengan batas maksimal mencapai 60%.

"Kalau kita bercermin kepada negara lain, sesungguhnya banyak negara, termasuk Tiongkok, punya utang yang jauh dari PDB-nya. Kemudian juga Amerika Serikat juga di atas PDB dan Jepang juga dua kali dari PDB mereka," ujar Suharso. Lanjutnya, Filipina memiliki rasio utang 53,5% terhadap PDB selama tahun lalu, Korea Selatan 42,6%, Vietnam 46,7%, dan Kolombia 62,8%.

 

Menurut Suharso, rasio utang Indonesia terhadap penerimaan memang tinggi. Untuk itu, ke depan diharapkan rasio ini dapat berkurang. "Kalau kami hitung berdasarkan debt ratio terhadap penerimaan negara memang relatif tinggi. Inilah yang menjadi PR kita bersama, bagaimana menurunkannya ke depan," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok.CSAP

CSAP Ekspansi, Buka Mitra10 di Pekan Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 08:56 WIB
Ekspansi yang agresif merupakan strategi CSAP untuk meningkatkan pendapatan dan margin keuntungan dan sekaligus untuk menguasai pangsa...
MI/heri susetyo

Insentif PPN Properti dan Otomotif Incar Dana Kelas Menengah Atas

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 21 Januari 2022, 07:25 WIB
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan logika dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tersebut...
Antara/Indrianto Eko Suwarso

PLN Beberkan Sejumlah Masalah dalam Perdagangan Emisi Karbon 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 20 Januari 2022, 22:58 WIB
"Oleh karena itu, ketentuan mengenai mekanisme implementasi cap, trade and tax dibutuhkan sebagai rujukan bagi PLN sebagai persiapan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya