Kamis 10 Juni 2021, 13:40 WIB

OJK Ingatkan Masyarakat Pahami Risiko Pinjol

Despian Nurhidayat | Ekonomi
OJK Ingatkan Masyarakat Pahami Risiko Pinjol

Ant/Mohammad Ayudha
Pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Agro menunjukkan aplikasi pinjaman berplatform online 'Pinang' beberapa waktu lalu.

 

KASUS pinjaman online (pinjol) ilegal kembali marak di tengah masyarakat. Banyak yang masyarakat yang terlilit utang sampai dengan angka yang fantastis dikarenakan kemudahan mengambil pinjaman melalui pinjol.

Dalam hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat agar memahami risiko yang akan terjadi jika tidak bijak dalam memilih pinjaman.

"Dalam meminjam online yang memang relatif lebih cepat dan mudah,  masyarakat harus paham mengenai risiko dan menggunakan dengan bijak, misalkan membatasi nilai pinjaman sesuai dengan kemampuan bayar," ungkap Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot kepada Media Indonesia, Kamis (10/6).

"Selain itu, pengguna juga perlu melunasi tepat waktu dan memahami kontrak perjanjian, suku bunga/biaya dan denda sebelum meminjam," sambungnya.

Sekar menyarankan agar masyarakat melakukan pengecekan legalitas pinjaman online di Kontak OJK 157 atau di website OJK sebelum bertransaksi. Dia menegaskan bahwa masyarakat harus memilih untik bertransaksi dengan pinjaman online legal yang diawasi oleh OJK.

Dengan memilih pinjaman online yang legal, dalam artian diawasi dan beizin OJK, maka OJK dapat menerapkan sanksi keras ketika debt collector-nya melanggar aturan dan hukum.

"Tetapi jika itu renol (rentenir online)/pinjol ilegal, maka aparat penegak hukum memiliki kewenangan jika ada unsur dugaan tindakan melawan hukum," tegas Sekar.

Dia menambahkan bahwa penanganan atau pemberantasan pinjol ilegal saat ini dilakukan bersama melalui Satgas Waspada Investasi atau forum kordinasi yang terdiri dari 13 lembaga/kementerian. OJK pun termasuk salah satu anggota SWI ini. (OL-13)

Baca Juga: Pengguna Road Bike di Sudirman-Thamrin Kian Meningkat

Baca Juga

ANTARA/AKBAR TADO

Periode Februari 2022: Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Naik

👤 Fetry Wuryasti 🕔Jumat 28 Januari 2022, 17:53 WIB
"Saat ini harga referensi CPO telah jauh melampaui threshold US$750/MT. Untuk itu, Pemerintah mengenakan BK CPO sebesar US$200/MT...
DOK KKP

Akselerasi Pengawasan Program Prioritas, KKP Rotasi Pimpinan UPT PSDKP

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 15:35 WIB
Upaya penguatan pengawasan tersebut dilaksanakan melalui rotasi sejumlah Pejabat di tingkat Unit Pelaksana...
ANTARA

Tamaris Hidro Terbitkan Obligasi untuk Dukung Pengembangan Energi Terbarukan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 15:25 WIB
EBT yang berasal dari tenaga air merupakan pembangkit yang murah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya