Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan), melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), akan menggenjot lahirnya banyak petani milenial, termasuk juga di Sleman, Yogyakarta. Hal tersebut diungkapkan saat Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, beraudiensi dengan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Jumat (4/6/2021).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan masa depan pertanian Indonesia ada di tangan generasi milenial. "Untuk itu, kita akan terus mengupayakan agar generasi milenial yang terjun ke sektor pertanian semakin banyak. Regenerasi harus dilakukan. Kami targetkan 2 juta selama lima tahun ini," tuturnya.
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan penumbuhan petani milenial adalah salah satu fokus Kementan. "Salah satu fokus Kementrian Pertanian adalah membangun petani milenial. Bahkan Menteri Pertanian mencanangkan dalam 5 tahun ini kita bisa melahirkan 2,5 juta petani milenial di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Sleman," katanya.
Baca Juga: Stabilkan Pasokan dan Harga Jagung, Kementan Bantu Peternak Solo

Dedi menjelaskan, kehadirannya di Jogja dan Sleman adalah untuk mengimplementasikan program Kementrian Pertanian. Yaitu membangun Kostratani dan membangun petani milenial di Provinsi DIY, khususnya di Sleman.
"Kita sudah bertemu dengan Sultan (Hamengkubuwono X), serta berdiskusi juga dengan kepala dinas pertanian provinsi. Dan tadi juga sempat berdiskusi dengan Kadis Pertanian Sleman. Saya sangat gembira, karena ternyata Sleman menjadi pelopor pertanian di DIY, utamanya untuk program hortikultura. Sleman pun termasuk sentra hortikultura nasional. Artinya sudah sangat diandalkan di level nasional. Pak Gubernur juga meminta lini bisnis pertanian juga harus diperhatikan. Petani harus bisa memanfaatkan hasilnya menjadi bisnis," tuturnya.
Menurut Dedi, hal ini adalah peluang. Karena, ada potensi yang harus digenjot dan dikembangkan. "Potensi menjadi bisa aktual kalau kita kerja keras untuk membangun pertanian di Sleman," tuturnya.
Baca Juga: Kementan Targetkan 4.985 Petani Subang Jadi Wirausahawan Milenial

Dedi pun menilai program-program di Kabupaten Sleman sudah hebat. "Pak Kadis tadi menyampaikan, hampir 300 petani milenial saat ini sudah eksis. Bahkan bupati mencanangkan 1.000 petani milenial, dan itu yang harus kita support habis, Kementan akan support habis," katanya.
Dedi meminta berbagai lembaga pertanian untuk men-support program ini melalui pelatihan-pelatihan. Ia pun mempersilahkan Kadis Pertanian Sleman untuk diskusi dengan direktur Polbangtan untuk membahas lebih lanjut masalah tersebut.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengucapkan terima kasih kepada Kementan dan BPPSDMP yang sudah mendukung pertanian Yogyakarta, khususnya Sleman. "Kabupaten Sleman juga melakukan pembentukan petani milenial, serta mengakomodasi ibu-ibu yang tangguh dalam membantu ketahanan pangan, dari tingkat keluarga hingga tingkat kabupaten," katanya.
Bupati menjelaskan, Pemkab dan dewan riset daerah sepakat untuk menyusun konsep sekolah tani. Ini bentuk komitmen, yaitu dengan membentuk sekolah tanitani. Kami akan dukung semua program pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian. Sungguh siap kami dukung," katanya. (RO/OL-10)
Kabar gembira! Kementan pastikan stok & harga telur ayam terkendali jelang idul fitri 2026. Intip langkah strategis pemerintah lindungi konsumen di sini.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diproyeksikan mengalami surplus sebesar 54 ribu ton pada Februari 2026.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
PETANI milenial tergabung dalam kelompok tani Pasirangin, Kota Tasikmalaya, memanen cabai merah di lahan seluas 250 bata dengan jumlah 7.000 pohon.
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved