Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2021 akan mencapai 7,8% sejalan dengan perbaikan yang positif di kuartal I-2021.
Penanganan pemulihan ekonomi yang berjalan dinilai menjadi kunci terhadap pemulihan tersebut. Mengacu pada data dari BPS, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2021 sebesar -0,74% YoY.
"Pertumbuhan pada tiga bulan pertama 2021 meningkat ika dibandingkan dengan tahun lalu yang terkontraksi di angka -5%. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi diantaranya adalah bantuan pemerintah yang disalurkan langsung ke masyarakat sejak tahun lalu," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Senin (10/5).
Selain itu stimulus PPnBM untuk mobil dan PPN untuk pembelian rumah serta didukung oleh pelonggaran LTV ikut menjadi trigger pada konsumsi masyarakat. Sektor tersebut dinilai memiliki domino efek pada sektor lainnya.
Saat ini manufaktur telah terlihat cukup optimis dimana PMI telah menunjukkan gambaran pelaku industri ke depan yang saat ini masih terjaga pada jalur ekspansi.
Di lain sisi, program vaksinasi diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri pelaku usaha dan juga konsumen. Saat ini beberapa indikator dari konsumsi seperti indeks keyakinan konsumen, penjualan ritel dan peningkatan uang beredar secara bulanan telah menunjukkan tren yang membaik.
"Sehingga atas dasar tersebut, kami melihat pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2021 berpotensi menuju ke arah positif. Namun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7% seperti target dari pemerintah, kami melihatnya memang belum akan sampai ke sana. Artinya pertumbuhan ekonomi masih akan di level 3%- 4% pada kuartal II-2021," kata Nico. (E-1)
Melalui PEN pemda, PT SMI berperan sebagai alat countercyclical pemerintah untuk menanggulangi dampak perubahan situasi ekonomi yang signifikan seperti pandemi covid-19.
Ketiga tersangka dugaan korupsi pembangunan ruas jalan itu yakni Kuasa Direktur CV Lembata Jaya berinisial LYL, Pejabat Pembuat Komitmen berinisial AP, dan konsultan pengawas, YM.
KPK menahan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Muda Laode Gomberto. Dia merupakan tersangka kasus dugaan suap pengajuan dana pemulihan ekonomi nasional daerah (PEN) covid-19
Penyaluran sebesar Rp628,44 miliar ini dengan capaian 78,42 persen dari total dana desa untuk Kaltim yang sebesar Rp777,27 miliar.
Pelaku UMKMĀ dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan zaman melalui inovasi dan kreasi digital.
Hasil pemeriksaan saksi, KPK mengungkapkan tersangka meminta suap agar bisa mencairkan dana PEN Kabupaten Muna.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved