Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pertumbuhan Kuartal II 2021 Diprediksi Belum Capai 7%

Fetry Wuryasti
10/5/2021 11:04
Pertumbuhan Kuartal  II 2021 Diprediksi Belum Capai 7%
Pertumbuhan ekonomi membaik(Antara/Hafidz Mubarak)

PEMERINTAH  Indonesia  memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2021 akan mencapai 7,8% sejalan dengan perbaikan yang positif di kuartal I-2021.

Penanganan pemulihan ekonomi yang berjalan dinilai menjadi kunci terhadap pemulihan tersebut.  Mengacu pada data dari BPS, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2021 sebesar -0,74% YoY.

"Pertumbuhan pada tiga bulan pertama 2021 meningkat ika dibandingkan dengan tahun lalu yang terkontraksi di angka -5%. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi diantaranya adalah bantuan pemerintah yang disalurkan langsung ke masyarakat sejak tahun lalu," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Senin (10/5).

Selain itu stimulus PPnBM untuk mobil dan PPN untuk pembelian rumah serta didukung oleh pelonggaran LTV ikut menjadi trigger pada konsumsi masyarakat. Sektor tersebut dinilai memiliki domino efek pada sektor lainnya.

Saat ini manufaktur telah terlihat cukup optimis dimana PMI telah menunjukkan gambaran pelaku industri ke depan yang saat ini masih terjaga pada jalur ekspansi.

Di lain sisi, program vaksinasi diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan diri pelaku usaha dan juga konsumen. Saat ini beberapa indikator dari konsumsi seperti indeks keyakinan konsumen, penjualan ritel dan peningkatan uang beredar secara bulanan telah menunjukkan tren yang membaik.

"Sehingga atas dasar tersebut, kami melihat pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2021 berpotensi menuju ke arah positif. Namun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7% seperti target dari pemerintah, kami melihatnya memang belum akan sampai ke sana. Artinya pertumbuhan ekonomi masih akan di level 3%- 4% pada kuartal II-2021," kata Nico. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Raja Suhud
Berita Lainnya