Senin 26 April 2021, 19:10 WIB

KBI Siap Menjadi Lembag Kliring Bursa Aset Krypto

Mediaindonesia.com | Ekonomi
KBI Siap Menjadi Lembag Kliring Bursa Aset Krypto

AFP/Ozan Kose
Aset krypto Bitcoin

 

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) siap sebagai lembaga kliring bursa aset kripto baik dari sisi permodalan maupun infrastruktur yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam ekosistem investasi di Indonesia.
  
"Sampai dengan saat ini kalau boleh kami katakan, KBI sudah siap 100%  sebagai Lembaga Kliring. Hal tersebut dilihat baik dari sisi
permodalan maupun infrastrukturnya. Terkait peran sebagai Lembaga Kliring, peran KBI meliputi penyelesaian keuangan, fungsi delivery versus payment, dan pengawasan integritas keuangan, fungsi suspend, rekomendasi sistem dan anggota,"kata Direktur Utama PT Kliring
Berjangka Indonesia/KBI Fajar Wibhiyadi dalam keterangan pers di Jakarta, Senin.
  
Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah menerbitkan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 7 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Peraturan tersebut diterbitkan dan mulai berlaku pada 17 Desember 2020.
  
Fajar Wibhiyadi mengatakan dengan hadirnya Bursa Kripto di Indonesia, tentunya ini merupakan hal positif terkait ekosistem investasi, karena
masyarakat atau investor akan memiliki banyak pilihan dalam menentukan arah investasinya.
  
Namun demikian, sebagai Lembaga Kliring, KBI tentunya juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat terkait investasi ini, karena bagaimanapun sebuah investasi selalu memiliki risiko, dan terkait risiko ini masyarakat juga harus memahami dengan baik.
  
Terkait ekosistem investasi di aset kripto, selangkah lagi masyarakat Indonesia akan mendapatkan kemudahan serta keamanan dalam berinvestasi karena secara kelembagaan, perdagangan aset kripto di Indonesia sudah dibilang lengkap.

Mulai dari bursanya yaitu di Digital Future Exchange (DFX), para pedagang aset kripto, serta PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) sebagai Lembaga Kliring juga sudah siap. Perdagangan Aset Kripto melalui Bursa tinggal menunggu persetujuan dari otoritas yaitu Bappepti.
  
Terkait Aset Kripto, saat ini di Indonesia terdapat 229 Aset Kripto yang boleh diperdagangkan. Sementara diseluruh dunia, terdapat 8.472 aset kripto yang beredar. Aset Kripto sendiri adalah komoditas tidak berwujud yang berbentuk digital aset, menggunakan kriptografi, jaringan
peer-to-peer, dan buku besar yang terdistribusi, untuk mengatur penciptaan unit baru, memverifikasi transaksi, dan mengamankan transaksi
tanpa campur tangan pihak ketiga.
  
CEO Indodax Oscar Dharmawan mengatakan pihaknya mendukung penuh terkait rencana dan aturan tentang bursa kripto, karena ini sejalan dengan visi dari Indodax yaitu memajukan ekosistem kripto di Indonesia.
  
Kehadiran Bursa Kripto tentunya akan memberikan perlindungan kepada masyarakat investor, karena dalam ekosistem itu akan ada lembaga kliring, yang tentunya akan memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan. (Ant/E-1)

Baca Juga

Antara/Galih Pradipta

Soal Hilirisasi Industri, Bahlil : RI Tidak Mau Didikte dan Ditipu

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 24 Mei 2022, 21:13 WIB
Salah satu bentuk hilirisasi industri itu berupa pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik joint venture antara Hyundai-LG di Karawang,...
Ist

Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Halal Industry Event 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 21:05 WIB
Kolaborasi riset diperlukan untuk menciptakan nilai tambah produk-produk halal Indonesia agar masuk dan berjaya di pasar...
Dok. Pribadi

UNDP Dorong Milennial Berinvestasi Bijak untuk SDGs.

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 21:02 WIB
Tren investasi saat ini telah mencapai perubahan mendasar karena semua orang dapat memilih dan memutuskan instrumen mereka dengan cara yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya