Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BISNIS makanan terus tumbuh melaju seiring meningkatnya kebutuhan konsumen. Untuk memenangkan persaingan, dibutuhkan inovasi agar dapat meraih pertumbuhan yang baik.
Emiten poultry, PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk ( SIPD) meluncurkan inovasi terbaru berupa produk ayam nanas pertama di Indonesia. Ayam nanas merupakan ayam broiler yang diberi pakan ektrak nanas sehingga menghasilkan daging ayam yang lebih empuk dan gurih.
Chief Financial Officer dan Corporate Secretary Sreeya Sewu Indonesia, Sri Sumiyars dalam keterangannya mengatakan sari pati buah nanas kaya akan enzim dan nutrisi yang sangat berguna bagi kesehatan ayam. Ekstrak nanas mengandung enzyme protease (bromelain) serta nutrisi lainnya seperti vitamin C, B1, potassium, dan Mangan.
Menurut Sri, pakan yang mengandung ekstrak nanas membuat ayam lebih sehat dengan rasa daging yang lebih enak. Hal ini disebabkan karena ekstrak nanas berperan sebagai anti inflamasi yang membantu proses metabolisme dan pencernaan pada ayam.
"Selain itu, berdasarkan penelitian yang dilakukan pada peternakan Sreeya, ayam yang diberi pakan esktrak nanas terbukti lebih sehat dan memiliki performa yang lebih baik," terang Sri.
Sri mengemukakan, Ayam Nanas Sreeya juga telah didukung sistem Halal Blockchain sehingga memungkinkan konsumen untuk melakukan penelusuran terkait proses pemotongan ayam yang sesuai dengan kaidah halal secara transparan.
"Konsumen dapat melakukan penelusuran halal ini dengan melakukan scan QR code yang terdapat pada kemasan ayam nanas. Melalui sistem Halal Blockchain, konsumen akan merasa nyaman karena produk yang dikonsumsi aman, berkualitas, dan tentunya halal. Ayam nanas telah tersedia di HERO dan Giant Supermarket di Jabodetabek area," imbuhnya.
Sreeya berharap peluncuran ayam nanas ini bisa meningkatkan pertumbuhan kinerja, meningkatkan nilai tambah produk dan mewujudkan misi demokratisasi protein dalam menyediakan sumber protein hewani berkualitas terbaik dengan harga terjangkau untuk masyarakat Indonesia. (RO/E-1)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved