Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 402,27 miliar.
Angka ini merupakan porsi 35% dari laba bersih pada 2020 sebesar Rp 1,14 triliun, yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan. Sehingga, nilai dividen yang dibagikan sebesar Rp16 per lembar saham.
"Sisanya, sebesar 65% atau Rp747,08 miliar dicatat sebagai saldo laba," ungkap SVP Corporate Secretary Antam Tambanto Hendrapawoko dalam RUPST virtual, Rabu (7/4).
Baca juga: Tahun Lalu Merugi, PT Timah tidak Bagikan Dividen
Sepanjang 2020, perseroan membukukan laba bersih Rp1,14 triliun, atau naik 492,9% dari perolehan laba bersih 2019, yakni Rp193,85 miliar. Nilai laba bersih per saham ikut naik tajam ke angka Rp47,83 per sahamm dibandingkan akhir 2019 dengan nilai Rp8,07 per saham.
Kinerja pendapatan perusahaan pada 2020 mengalami penurunan 16,33% (yoy) menjadi Rp27,37 triliun, dari posisi 31 Desember 2019 senilai Rp32,71 triliun. Namun, perusahaan berhasil menurunkan angka beban pokok penjualan menjadi Rp22,89 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp28,27 triliun.
Baca juga: Saatnya Bagi Milenial untuk Mulai Berinvestasi Emas
Selain itu, rapat juga merombak jajaran direksi. Pemegang saham memberhentikan dengan hormat dua direksi, yakni Apriandi Hidayat Setia dari posisi Direktur Niaga, lalu Hartono dari jabatan Direktur Operasi dan Produksi.
Pemegang saham turut melakukan perubahan nomenklatur dalam jajaran dewan direksi. Pertama, untuk jabatan Direktur Keuangan berubah menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Kedua, perubahan nomenklatur dari Direktur Operasi dan Produksi menjadi Direktur Operasi dan Transformasi Bisnis.
"Hasil keputusan RUPST hari ini juga untuk menghilangkan nomenklatur Direktur Niaga dan Direktur Pengembangan," papar Kunto.(OL-11)
Harga emas Antam diperkirakan akan kembali menguat pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026, setelah lonjakan Rp16.000 pada Senin. F
Garitan Kalongliud diinisiasi oleh Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor Antam bersama masyarakat desa sebagai model pertanian sirkular terpadu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Prediksi harga emas Antam Rabu 4 Februari 2026 diperkirakan menguat di kisaran Rp3,02–Rp3,14 juta per gram menyusul rebound harga emas dunia dan aksi bargain hunting investor global.
Analisis prediksi harga emas pada 3 Februari 2026 berdasarkan data global dan lokal. Lihat faktor penggerak harga, perkiraan level harga emas Antam & prospek XAU/USD terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved