Rabu 07 April 2021, 16:19 WIB

Forbes Catat 493 Orang Masuk Jajaran Miliarder Baru

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Forbes Catat 493 Orang Masuk Jajaran Miliarder Baru

Instagram @jeffbezos
Pemilik Amazon, Jeff Bezos diperkirakan akan menjadi kuaditriluner pertama dunia pada 2026.

 

JUMLAH miliarder dalam daftar tahunan ke-35 Forbes dari orang terkaya di dunia meledak ke angka 2.755 atau naik 660 dibandingkan tahun lalu. 493 pendatang dilaporkan masuk dalam jajaran miliarder baru. Angka tersebut diperkirakan tiap 17 jam ada satu miliarder yang muncul.

Forbes mencatat para miliarder baru itu kebanyakan berasal dari Tiongkok dengan 210 orang dan 98 orang dari Amerika Serikat (AS). Secara keseluruhan, total kekayaan orang kaya baru ini bernilai US$ 13,1 triliun, naik dari sebelumnya sebesar US$ 8 triliun pada 2020.

Baca juga: Upaya Airlangga THR Dibayar Penuh Punya Multiplier Effect

Pendatang baru terkaya dengan nilai kekayaan US$ 38,2 miliar, adalah Miriam Adelson dari Nevada, AS. Dia mewarisi kekayaan suaminya Sheldon yang telah wafat pada Januari, memiliki kerajaan kasino Adelson.

Pendatang baru lainnya termasuk produser film dan TV Tyler Perry, pendiri aplikasi kencan Bumble Whitney Wolfe Herd, miliarder wanita termuda di dunia, dan Guillaume Pousaz dari Eropa, pendiri perusahaan pembayaran Checkout.com. 250 orang lainnya yang pernah keluar dari daftar miliarder di masa lalu tercatat kembali oleh Forbes masuk jajaran miliarder.

Secara umum, pendiri Amazon, Jeff Bezos didapuk oleh Forbes menjadi orang terkaya di dunia selama empat tahun berturut-turut, dengan total kekayaan US$ 177 miliar, naik US$ 64 miliar dari tahun lalu sebagai akibat dari melonjaknya saham Amazon.

Diurutan kedua ialah pendiri produsen mobil listrik Tesla, Elon Musk, dengan kekayaan mencapai US$ 151 miliar, naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$126,4 ?miliar. Pundi-pundi uang itu berasal dari kenaikan 705% saham Tesla.

Taipan barang mewah Prancis Bernard Arnault memegang diperingkat ketiga. Kekayaannya hampir dua kali lipat menjadi Uas$ 150 miliar, dari $ 76 miliar, karena kenaikan 86% pada saham LVMH, pemilik merek termasuk Louis Vuitton dan Christian Dior dan kosmetik pengecer Sephora.

Tercatat, sepuluh orang terkaya memiliki kekayaan US$ 1,15 triliun, naik dua pertiga dari US$ 686 miliar tahun lalu. Secara keseluruhan, miliarder Eropa lebih kaya $ 1 triliun dari tahun lalu.

Peringkat kelima adalah pendiri Facebook Mark Zuckerberg, dengan kekayaan US$ 97 miliar. Dia memiliki kekayaan luar biasa US$ 42,3 miliar lebih dari setahun yang lalu. Saham Facebook dilaporkan telah meningkat 80% dalam setahun terakhir karena orang-orang di seluruh dunia menggunakan platform media sosialnya di tengah pandemi.

Baca juga: Menaker: JKP Jamin Korban PHK Dapat Bantuan Selama 6 Bulan

Di Indonesia sendiri, Nama Hartono bersaudara kembali masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. Pemiliki Grup Jarum Budi Hartono menempati posisi 86 dengan harta US$20,9 miliar dan Michael Hartono berada di posisi 89 dengan US$19,7 miliar

Berikutnya, taipan perusahaan energi dan petrokimia PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Prajogo Pangestu menempati diurutan ke 404 dengan kekayaan US$6,5 miliar, lalu pebisnis CT Corp Chairul Tanjung berada di posisi 589 dengan kekayaan US$4,8 miliar. (Forbes/OL-6)
 

Baca Juga

Antara/Fikri Yusuf

Mudik Dilarang, Prokes Ketat di Tempat Wisata Lokal Disiapkan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 12 April 2021, 23:04 WIB
"Destinasi lokal akan mendapat limpahan kunjungan. Dengan prokes ketat dan disiplin mereka akan mempertimbangkan destinasi wisata...
Dok. KKP

KKP Tangkap 5 Kapal Ilegal Berbendera Vietnam yang Incar CumiĀ 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 12 April 2021, 23:01 WIB
Direktur Pemantauan dan Operasi Armada KKP Pung Nugroho Saksono menyampaikan, alat tangkap yang digunakan kelima kapal tersebut berupa...
Antara/Muhammad bagus Khoirunnas

Diseminasi Fakta Objektif Kelapa Sawit, BPBPKS Jalin Kolaborasi

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 12 April 2021, 22:07 WIB
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggandeng Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk mendiseminasikan fakta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya