Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia mencatat posisi uang beredar dalam arti luas (M2) yaitu M1 ditambah uang kuasi dan surat berharga tetap tumbuh, meski melambat.
"Hal ini seiring dengan tren penurunan suku bunga simpanan," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, Kamis (25/3).
Posisi M2 pada Februari 2021 sebesar Rp6.810,5 triliun, tumbuh 11,3% (yoy), melambat dibandingkan pertumbuhan Januari (11,8% yoy). Perlambatan disebabkan oleh seluruh komponen.
Adapun pertumbuhan M1 (uang kartal yang dipegang masyarakat dan uang giral/giro berdenominasi rupiah), pada Februari 2021 tercatat sebesar 18,6% (yoy), relatif stabil dibandingkan dari bulan Januari (18,7% yoy).
Perlambatan peredaran kartal diimbangi dengan peningkatan giro rupiah. Pada Februari 2021, kartal tercatat sebesar Rp698,2 triliun, atau tumbuh 14,8% (yoy), melambat dibandingkan Januari (15,6% (yoy) sejalan dengan pola historisnya.
Giro rupiah masyarakat pada Februari 2021 tumbuh 21,1% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya (20,9% yoy), baik dalam valuta rupiah maupun valas, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan Kalimantan Selatan.
Sejalan dengan hal tersebut, dana float (saldo) uang elektronik yang diterbitkan bank tumbuh positif (20,1% yoy), meningkat dibandingkan Januari yang sebesar 6,8% (yoy). Dana float pada Februari 2021 tercatat Rp2,8 triliun, dengan pangsa 0,16% terhadap M1.
Kemudian, uang kuasi atau deposito, tabungan, dan simpanan valas milik swasta domestik, yang memiliki pangsa 73,5% terhadap M2 dengan nilai sebesar Rp5.005,7 triliun mengalami perlambatan dari 9,7% (yoy) pada Januari 2021 menjadi 9,2% (yoy).
"Ini terjadi terutama pada instrumen tabungan serta simpanan berjangka baik dalam rupiah dan valas," kata Erwin.
Demikian juga surat berharga selain saham masih menunjukkan tren penurunan, dari 20,4% (yoy) pada Januari 2021 menjadi 24,8% (yoy) seiring penurunan surat berharga oleh korporasi finansial nonbank dalam rupiah.
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Februari 2021 tercatat Rp6.401,8 triliun, atau tumbuh 10,2% (yoy), melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 11,1% (yoy). Pelambatan terutama dipengaruhi oleh pelambatan tabungan dan deposito baik dalam rupiah maupun valas.
Berdasarkan golongan nasabah, pelambatan tabungan terjadi pada nasabah korporasi maupun perorangan, sementara itu pelambatan deposito disebabkan oleh nasabah perorangan. Di sisi lain, peningkatan giro menahan pelambatan DPK lebih dalam.
Tabungan tercatat melambat dari 11,8% (yoy) pada Januari 2021 menjadi 11,2% (yoy) pada Februari. Sementara itu, simpanan berjangka melambat dari 6,4% (yoy) pada Januari 2021 menjadi 4,2% (yoy), sejalan dengan tren penurunan suku bunga simpanan.
Pelambatan tabungan dan simpanan terjadi pada bank yang berada di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Di sisi lain, giro mengalami peningkatan.
Berdasarkan faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 pada Februari 2021 dipengaruhi oleh tetap tingginya tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat, perlambatan aktiva luar negeri bersih, serta penurunan penyaluran kredit.
Tagihan bersih kepada Pempus tercatat tetap tumbuh tinggi meskipun melambat, dari 54,8% (yoy) menjadi 50,8% (yoy) pada Februari 2021.
Perlambatan disebabkan oleh peningkatan kewajiban sistem moneter kepada pemerintah pusat berupa simpanan dalam rupiah. Sementara itu, aktiva luar negeri bersih pada Februari 2021 tumbuh sebesar 11,5% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan Januari 2021 sebesar 14,9% (yoy).
"Hal tersebut disebabkan oleh perlambatan tagihan sistem moneter kepada bukan penduduk terutama berupa kepemilikan surat berharga," kata Erwin. (E-3)
Federal Reserve resmi menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Jerome Powell soroti dampak ketidakpastian perang terhadap inflasi dan tegaskan tak akan mundur.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved