Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
WABAH korona ternyata berimplikasi pada perubahan perilaku pencari hunian dan adaptasi pelaku industri properti di Indonesia.
Demikian terungkap dalam diskusi webinar yang diselenggarakan Rumah.com, dengan pemateri para pelaku industri, perbankan, dan perwakilan pemerintah, di Jakarta, Selasa (16/3).
Marine Novita, Country Manager Rumah.com menjelaskan beberapa temuan utama mereka mengenai Consumer Sentiment Study H1 2021, ternyata pandemi meningkatkan kesadaran dan dorongan untuk membeli rumah. Situasi pandemi yang memaksa responden lebih banyak meluangkan waktu di rumah rupanya memberikan sudut pandang baru terhadap responden.
“Kalau biasanya orang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah dan menganggap rumah hanya tempat untuk beristirahat, kini mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya memiliki tempat tinggal yang lebih berkualitas,” ujar Novita.
Selain itu, kata dia, kebutuhan untuk menjaga jarak atau social distancing dan kebijakan pembatasan, membuat banyak perusahaan menerapkan bekerja dari rumah atau WFH (work from home). Hal ini, kata Novita, membuat banyak orang menjadi sadar bahwa bekerja tidak harus di kantor, atau bahkan lebih jauh lagi tidak harus di kota besar.
“Lebih dari separuh atau sekitar 53% responden mengaku terpikir untuk mencari hunian di luar wilayah Jabodetabek jika bisa terus menjalani sistem kerja WFH atau remote working.”
Rumah.com Consumer Sentiment Study ini adalah survei berkala yang diselenggarakan dua kali dalam setahun oleh Rumah.com bekerjasama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura. Hasil survei kali ini diperoleh berdasarkan 1078 responden dari seluruh Indonesia yang dilakukan pada Juli hingga Desember 2021
Adapun wilayah-wilayah yang akan dipertimbangkan jika para pencari rumah bisa tinggal di luar Jabodetabek adalah Jawa Barat dinyatakan oleh 42% responden, Yogyakarta (27%), Jawa Tengah (19%) Bali (17%), Jawa Timur (15%), dan Banten (10%). (RO/E-1)
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Sebelumnya rumah mereka ambruk disapu angin puting beliung, November 2025.
Sejak 2021 hingga kini, sebanyak 270 rumah telah direnovasi melalui program ini
WAKIL Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pacitan, Jawa Timur untuk meninjau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
SMF bangun 56 rumah layak huni di Sangkrah untuk tuntaskan kawasan kumuh Solo. Program TJSL ini dukung pengentasan kemiskinan ekstrem.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama tiga menteri pusat mempercepat Program Rumah Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved