Rabu 03 Maret 2021, 20:05 WIB

Pefindo Pertahankan Peringkat Obligasi Bank DKI Rating "idAA-"

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pefindo Pertahankan Peringkat Obligasi Bank DKI Rating "idAA-"

Dok.Bank DKI
Penggunaan JakCard di transportasi.

 

PEFINDO pertahankan peringkat rating PT Bank DKI (Bank DKI) dan Obligasi Berkelanjutan I / 2016 yang masih beredar pada rating “idAA-”. 

Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari Pemerintah Provinsi Jakarta (Pemprov DKI) sebagai pemegang saham pengendali, struktur permodalan yang kuat dan perkembangan bisnis Bank DKI. 

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta Rabu(03/01), Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan Pefindo atas rating yang diberikan kepada Bank DKI. 

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rating yang diberikan Pefindo merupakan penanda yang baik atas pencapaian kinerja Bank DKI serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan berbagai produk dan layanan perbankan dari Bank DKI. 
 
Dari sisi kinerja keuangan, sampai  dengan Desember 2020, aset Bank DKI mengalami pertumbuhan sebesar 13,3% menjadi Rp63,01 triliun (unaudited) dibandingkan dengan periode sebelumnya sebesar Rp55,60 triliun. 

Peningkatan kinerja tersebut juga didukung dengan kualitas aset yang terjaga dengan baik dimana per Desember 2020, Rasio NPL gross tercatat sebesar 2,98%. Profil permodalan tersebut diharapkan dapat menjadi bantalan yang kuat apabila terdapat potensi penurunan kualitas aset, terutama sektor-sektor yang sangat terpengaruh oleh pandemi Covid-19 seperti konstruksi, perdagangan, manufaktur, transportasi, dan pertambangan.

Transformasi Digital
Adapun dari sisi bisnis, Bank DKI terus melakukan upaya transformasi perbankan digital yang dilakukan Bank DKI melalui kehadiran berbagai fitur baru JakOne Mobile yang memudahkan masyarakat, beberapa di antaranya kemudahan membuka deposito secara online serta tarik tunai tanpa kartu di ATM Bank DKI. 

Herry menyampaikan bahwa nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan dimanapun dan kapanpun melalui aplikasi JakOne Mobile. Terbaru, aplikasi JakOne Mobile Bank DKI dapat memudahkan pengguna untuk melakukan pembayaran transaksi non-tunai melalui CPM (Customer Presented Mode). 

"Dengan itu, pengguna hanya perlu menunjukkan QRIS dari JakOne Mobile kepada merchant untuk bertransaksi," ujarnya. 

JakOne Mobile juga dapat dipergunakan untuk pembayaran pajak daerah seperti PBB, Pajak Kendaraan Bermotor hingga retribusi.

Selain JakOne Mobile, Bank DKI juga memiliki produk e-money berbasis kartu yakni JakCard & JakLingko. Kartu prabayar yang diterbitkan oleh Bank DKI selama ini sudah dipergunakan secara luas sebagai e-ticket berbagai moda transportasi layanan publik seperti TransJakarta, Mikro Trans, Angkot JakLingko, MRT Jakarta, LRT Jakarta, hingga kereta bandara/Railink. “Saat ini, JakCard juga dapat dipergunakan untuk pembayaran akses masuk jalan tol dalam kota”, tambah Herry. 

JakCard dan JakLingko juga menjadi alat pembayaran utama di berbagai Kawasan Wisata yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta seperti Taman Margasatwa Ragunan, Monas, Planetarium dan berbagai museum di DKI Jakarta. JakCard dan JakLingko Bank DKI juga dapat dipergunakan untuk memasuki kawasan wisata Ancol. (RO/E-1)

Baca Juga

Antara

20 Perusahaan Siap IPO, BUMN Belum Terlihat

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 13 April 2021, 19:46 WIB
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menjabarkan sampai dengan Selasa (13/4), terdapat 20...
Antara

Mendag: Hari Pertama Puasa, Harga Bahan Pokok Stabil

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 13 April 2021, 19:03 WIB
Kementerian Perdagangan terus memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat selama...
DOK SHOPEEPAY

ShopeePay Super Online Deals Meriahkan Aktivitas Puasa dari Rumah

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 19:02 WIB
Pemerintah juga tetap mengimbau masyarakat untuk berbuka puasa dan sahur dari rumah bersama keluarga...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya