Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMELIHARA ikan adalah hobi yang mengasyikkan dan mudah dilakukan. Tak hanya itu, jika ditekuni, hobi tersebut juga bisa membawa keuntungan bagi sang pemilik ikan dan masyarakat.
Dampak turunan berupa datangnya cuan dari memelihara ikan sudah dibuktikan H. Asmarudin sejak 17 tahun lalu. Pria yang akrab disapa Damo ini dikenal sebagai pendiri dan pengelola Pasar Ikan Hias Parung di Bogor, Jawa Barat.
Awalnya, Damo hanya seorang pria yang gemar memelihara ikan dan memiliki budidaya ikan lele kecil-kecilan. Hobi dan bisnis itu ia jalani dengan sungguh-sungguh. Bertahun-tahun setelahnya, dia berinisiatif membuka Pasar Ikan Hias di Parung.
Damo mendirikan pasar ikan hias di lahan seluas 800 hektare. Pasar itu sekarang diisi kurang lebih 380 pedagang pada 270 lapak yang tersedia, dan buka setiap hari Senin, Kamis, dan Sabtu pada pukul 12.00-18.00 WIB.
Di pasar tersebut, Damo dan pedagang lain memasarkan ikan-ikan hias yang cocok untuk dipelihara masyarakat. Omzet yang dihasilkan tidak main-main.
Dalam sehari, rata-rata nilai transaksi di pasar ikan hias milik Damo mencapai Rp 5 miliar. Saat ini, meski pandemi masih berlangsung, roda usaha di Pasar Ikan Hias Parung tetap berjalan. Damo berkata, bisnis ikan hias malah semakin booming di tengah pandemi.
“Ikan ini walaupun pada masa pandemi tambah lancar, dari bulan puasa (tahun 2020) saya juga tidak menduga volume penjualannya naik terus meski pandemi,” ujarnya.
Karena luas dan beragamnya pilihan ikan di sana, maka popularitas pasar ikan hias milik Damo melejit hingga mancanegara. Saat ini, tak jarang pembeli dari berbagai daerah dan negara datang ke Pasar Ikan Hias Parung untuk membeli hewan peliharaan.
Popularitas Damo tidak hanya terpancar di Indonesia, beberapa media regional dan internasional pernah melakukan liputan atas aktivitas perdagangan ikan hias di Pasar Ikan Hias Parung Bogor.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat, para pedagang di pasar ikan hias tentu membutuhkan bantuan permodalan. Disana para pedagang ikan di Pasar Ikan Hias di Parung juga difasilitasi berbagai layanan keuangan dari BRI.
“Kalau dari BRI ada banyak akses bantuan permodalan bagi para pedagang. Pedagang bisa mendapat bantuan modal hingga Rp10 juta dengan bunga KUR. Layanan itu banyak dipakai para pedagang yang mau berkembang,” ujar Damo.
Kehadiran BRI untuk melayani kebutuhan pedagang ikan hias turut meningkatkan pengenalan masyarakat sekitar lokasi pasar terhadap layanan keuangan perbankan. Maklum, selama ini masih banyak masyarakat di sekitar kawasan pasar yang belum terbiasa mengakses layanan perbankan.
Setelah BRI aktif mendekatkan layanan perbankan kepada pedagang, tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat meningkat. Buktinya, saat ini dari sekitar 380 pedagang, ada 244 orang di Pasar Ikan Hias Parung yang memiliki simpanan di BRI. Nilai total simpanan mereka mencapai ratusan juga. Selain itu tercatat 99 pedagang yang mendapatkan fasilitan pinjaman dari BRI dengan plafon mencapai Rp2,11 miliar.
Selain membantu permodalan pedagang di pasar ikan hias, BRI juga disebut Damo turut mendorong pelaku usaha agar mulai menerapkan model usaha secara digital. Salah satunya adalah layanan berupa pendaftaran pedagang untuk mengakses platform dagang elektronik di Pasar.id sudah dilakukan BRI.
Selain itu, Damo menyebut ada layanan transaksi cashless bernama Stroberi yang dikembangkan dan diberikan BRI untuk digunakan para pedagang. “Sudah ada beberapa pedagang yang memakai platform dan layanan itu,” ujarnya.
Menurut Direktur Bisnis Mikro BRI Supari, ke depannya perusahaan akan konsisten mengedukasi para pelaku UMKM agar pelaku usaha segera go digital. Strateginya yakni salah satunya dengan membiasakan pedagang menggunakan platform Stroberi, Pasar.id, dan memproses kebutuhan pembiayaan langsung dari lokasi pasar (on the spot).
“Saat ini layanan Stroberi kami ada tiga jenis: untuk melayani tagihan, kasir, dan melayani pemesanan (order). Penggunaan layanan ini bisa membuat Pasar Ikan Hias Parung perlahan bertransformasi menjadi pasar modern dan digital," jelasnya.
"Pedagang juga bisa langsung diproses kebutuhan permodalannya dari sini. Daripada mereka pergi jauh-jauh ke Kantor BRI, habis waktu dan transportasi, lebih baik langsung dilayani di tempat mereka berdagang melalui para Agen BRILink kami,” ujar Supari.
Dengan kegigihan pedagang dan berbagai layanan berbasis digital dari BRI, di masa depan bukan tidak mungkin Pasar Ikan Hias Parung akan lebih populer dan akan meningkatkan perputaran di pasar tersebut. Diharapkan, hal itu berdampak positif bagi para pelaku UMKM sehingga meningkat taraf hidupnya. (RO/OL-09)
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Total pembiayaan akan mencapai Rp10 triliun, dengan masing-masing penerima akan memperoleh kredit maksimal Rp500 juta.
Terkait dampak kebijakan tersebut terhadap kinerja keuangan perseroan, Hery menilai pengaruhnya tidak signifikan mengingat skala bisnis BRI yang besar.
Jumlah debitur KUR di tiga wilayah tersebut mencapai 1.018.282 dengan nilai pembiayaan sebesar Rp43,95 triliun.
PEMERINTAH menyiapkan kebijakan khusus Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Pemerintah tengah menyiapkan skema hapus buku utang kredit usaha rakyat (KUR) bagi masyarakat di wilayah bencana.
Don Muzakir, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani Aceh yang terdampak banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved