Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto, mengungkapkan manfaat dari digitalisasi pertanian yakni mempermudah monitoring dan membantu pengembangan desa.
"Digitalisasi pertanian merupakan inovasi yang akan dilakukan dari kampung-kampung hortikultura yang dibangun akan diregistrasi untuk mempermudah pemantauan," kata Prihasto saat RDP dengan Komisi IV DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/2).
Baca juga: Pemilik Lahan Pasar Muamalah Depok Bantah Melanggar Hukum
Setelah registrasi kampung tersebut akan dimonitor oleh Kementerian Pertanian untuk dilihat hasil tanamannya setelah 4-5 tahun mendatang.
"Perkembangannya ada di desa mana, kampung mana, dan bagaimana cara mendapatkan buah-buah yang sudah dipasarkan bisa dicek di kampung tersebut," ujarnya.
Selain itu, pengembangan program kampung hortikultura tidak dilakukan pada desa yang sudah eksis, sehingga memberi kesempatan kampung/desa lain untuk berkembang.
"Tetapi dengan syaratnya ekosistem di desa itu cocok dan petani atusias dan pemerintah daerah mendukung. Jadi kita tidak hanya mengembangkan kawasan eksisting tapi di kawasan lainnya juga," jelasnya.
Hasil pengembangan kampung hortikultura ini juga akan dipantau melalui digitalisasi pertanian terkait hasil pertanian, pemasaran dan sebagainya setelah 4-5 tahun kampung tersebut diregistrasi. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved