Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak ada rencana pemadaman listrik secara bergilir dalam beberapa bulan ke depan. Sekalipun saat ini wilayah Indonesia tengah dilanda cuaca esktrem.
Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana. Dia mengakui bencana banjir di daerah penghasil utama batu bara, memengaruhi ketersediaan pasokan bahan bakar di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
"Insyaallah tidak ada (pemadaman listrik) sampai 31 Januari. Tidak ada kekurangan pasokan listrik. Bagaimana Februari? Saya juga yakin tidak akan ada krisis. Begitu juga Maret," jelas Rida dalam konferensi pers virtual, Rabu (27/1).
Baca juga: 4 Ribu Km Jalan Nasional dalam Kondisi Rusak
Kepastian tersebut, lanjut dia, mengacu data yang diproleh Kementerian ESDM. Produksi batu bara pada 2021 ditargetkan sebesar 550 juta metrik ton. Dari besaran produksi itu, 25% atau sekitar 137 juta metrik ton dialokasikan untuk domestic market obligation (DMO). Dari kuota DMO, sebanyak 115 juta metrik ton untuk kebutuhan pembangkit listrik.
Pemerintah telah mewajibkan produsen batu bara untuk mengalokasikan 25% dari produksi batu bara nasional untuk kebutuhan dalam negeri.
"Artinya, dari sisi volume masih cukup. Jadi tidak ada tuh, misalkan isu pemadaman listrik. Pada Februari bahkan, PLN memerlukan tambahan 1,2 juta metrik ton (batu bara). Tapi sudah ditegaskan (Dirjen Minerba), dari sisi pemasok ada beberapa malah produsen batu bara yang melebihi DMO," imbuh Rida.
Baca juga: Pemerintah Perpanjang Stimulus Listrik Hingga Maret 2021
Bencana banjir di wilayah Kalimantan dan faktor cuaca esktrem, dikatakannya berdampak pada suplai batu bara. Terdapat sejumlah hambatan, seperti pengangkutan dan bongkar muat. Akibat curah hujan tinggi, kondisi batu bara menjadi lengket dan bongkar muat memerlukan waktu lebih lama.
"Secara keseluruhan bakal memperlambat waktu pasokan batu bara. Biasanya dari 4 hari, bisa mundur jadi 7 hari, atau lebih dari seminggu. Itu yang membuat stok di PLTU tergerus," tandasnya.(OL-11)
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan masih terjadi pemadaman listrik bergilir di empat kabupaten di Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang
Presiden menyebut, dalam beberapa tahun terakhir rakyat merasakan dampak dari tata kelola energi yang tidak beres.
Cahaya baru di rumah Arobi menghidupkan warga Fakfak. Arobi Namudat (66) tinggal di rumah kayu sederhana di Fakfak, Papua Barat.
Target Program BPBL tahun 2025 ini sejumlah 215.000 rumah tangga dengan instalasi terpasang akan selesai di akhir tahun ini.
Salah satu alasan pembuatan aturan baru LPG 3 kg adalah karena, saat ini, tidak ada aturan yang melarang pembelian bahan bakar itu oleh masyarakat mampu.
Tahap penjurian lomba karya jurnalistik & fotografi ESDM 2025 yang merupakan kerjasama Kementerian ESDM RI dengan Dari Balik Lensa Media Indonesia.
Ali menilai keberhasilan program ini dapat dijadikan acuan model bagi sektor industri ekstraktif lainnya di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved